KANALNEWS.co, Pekanbaru – Banjir akibat hujan deras pada Senin kemarin masih menggenangi sebagian area di Kota Pekanbaru dan mengganggu aktivitas warga setempat pada Selasa (2/5/2017) pagi.
Lokasi banjir masih terlihat di daerah permukiman penduduk di Jl. Perwira Kelurahan Labuh Baru Timur. Dengan ketinggian air antara 15 hingga 30 centimeter, selain itu, genangan air juga menutupi badan jalan sehingga kendaraan yang melintas terpaksa melaju dengan perlahan untuk menghindari lobang.
Selain mengakibatkan banjir, atap rumah warga yang terbuat dari seng juga mengalami kerusakan karena terbawa angin akibat hujan deras disertai angin kencang melanda Pekanbaru pada Senin (1/5) petang.
“Atap rumah warga di Jalan Perwira banyak yang diterbangkan angin sehingga rusak berat,” kata Kadri (27) warga setempat yang menceritakan kejadian yang terjadi pada Senin Sore.
Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Dagang, dimana sedikitnya 13 atap rumah rusak akibat tiupan angin kencang. Selain itu, hujan deras tersebut juga mengakibatkan dua warga meninggal dunia akibat tersengat listrik.
Korban atas nama Ermawati, 56 tahun, tewas setelah terkenan sengatan listrik setelah tak sengaja memegang tiang listrik di depan rumahnya. Sebelumnya korban yang tengah membersihkan parit depan rumahnya terpeleset akibat licinnya jalan dan dengan refleks memegang tiang listrik yang basah.
Sementara korban lainnya juga di Jalan Putri Nilam, setelah korban yang melintas menggunakan sepeda motor jatuh, dan tersengat listrik dari kabel listrik yang putus menyatu dengan genangan air. Korban bernama Azwar Antoni, 41 tahun, seorang tukang jahit di Jl.Cipta Karya Gang Lele Jumbo Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan. Kejadiannya sekitar pukul 19.45 WIB Senin malam.
Saat itu kabel listrik ada yang putus, dan sepeda motor di samping korban yang masih menggunakan helm. Selanjutnya masyarakat melaporkan ke Polsek Sukajadi. Polisi lalu menghubungi PLN untuk memutuskan aliran listrik yang putus. (Setiawan)
Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang melanda Pekanbaru pada Senin (1/5) petang.










































