
Kanalnews.co, JAKARTA – Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari, menyatakan angka kasus stunting atau gizi buruk di Jakarta Pusat berada di angka 3 persen. Ia menyebut persentase itu sudah menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kk berhasil menurunkan angka kasus stunting, tadinya kasus stunting di angkat 7 persen. Tahun ini sudah mencapai 3 persen,” ucap Erizon.
Erizon menjelaskan penurunan angka kasus tersebut berkat upaya sejumlah Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) yang bersinergi dalam mengatasi stunting. Ia menyebut ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya stunting, yakni ekonomi, kebersihan lingkungan dan ketersediaan air bersih.
“Kita sudah 3 persen, kamu akan upayakan akan mengurangi lebih kecil lagi. Kalau target nasional, itu menyentuh 14 persen,” ucapnya. (RT)



































