
Kanalnews.co, GRESIK – Sebanyak 18 pejabat eselon IIb di rotasi dari jabatan semula di Pemkab Gresik. Sementara, ada tiga posisi eselon II yang dibiarkan kosong dalam prosesi pelantikan pejabat di Pemkab Gresik, Senin (30/8).
Posisi kosong itu mulai dari jabatan Kepala Satpol PP, Kepala Bappeda, sampai Kepala Dinas Kesehatan Gresik.
Fandi Akhmad Yani Bupati Gresik menyampaikan jikalau saat ini yang dibutuhkan adalah pejabat yang mampu berjuang di tengah pandemi Covid 19.
“Kondisi sosial politik terdampak pandemi covid 19. Semoga dengan semangat dan penyegaran baru mudah-mudahan bisa membawa pelayanan yang lebih baik. Tujuannya hanya satu membawa Gresik baru yang lebih bermanfaat dan berkah,” kata Yani.
Dari 15 pejabat eselon ll yang diambil sumpah jabatannya antara lain, Gunawan Setijadi dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menjadi Asisten II mengantikan Ida lailatus Sa’diyah yang dilantik menjadi kepala Disperkim. Kursi yang ditinggalkan Gunawan diduduki Ach. Wasil yang sebelumnya menjabat Kepala Disperkim.
Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Nanang Setiawan digantikan oleh Tursilowanto Hariogi yang sebelumnya merupakan Asisten III Pemkab Gresik. Posisi yang ditinggalkan Tursilo diisi Abu Hasan yang sebelumnya sebagai Kepala Satpol PP Pemkab Gresik.
Di jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di isi Adi Yumanto yang sebelumnya duduk sebagai Kepala Dinas KBPP mengantikan M. Nadlif. Sementara Kepala dinas KBPP diberikan kepada Syaifuddin Ghozali yang sebelumnya duduk di posisi sebagai Kepala Dinas Kesehatan Gresik.
Selanjutnya, Kepala Disparbud Agustin Halomoan Sinaga digantikan Sutaji Rudi yang sebelumnya menduduki Kepala Dinas Pertanahan. Posisi yang ditinggalkan Rudi diisi Nanang Setiawan yang dirotasi dari Kadishub Gresik. Sedangkan Sinaga ditetapkan sebagai Kepala Dispora Gresik.
Kepala Dinas Kominfo Gresik dipercayakan pada Siti Jayaroh yang sebelumnya merupakan Kadis Perpustakaan dan Arsip yang kini diisi Ninik Asrukin yang sebelumnya sebagai Kadisnaker. Lalu, Budi Raharjo mantan Kadiskominfo Gresik mengisi posisi Kadisnaker yang ditinggalkan Ninik.
Dalam jajaran Staf Ahli Bupati diisi Darmawan yang sebelumnya merupakan Sekretaris DPRD Gresik dan Prasarana Hermanto Sianturi yang sebelumnya merupakan Kepala Bappeda Pemkab Gresik serta juga ada nama Andhy Hendro Wijaya yang merupakan mantan Sekda Gresik non aktif.(Hus)





































