
Kanalnews.co, JAKARTA– Wacana penundaan Pemilu 2024 tengah kencang terdengar. Meski sudah menyatakan sikap menolak, pernyataan Presiden RI Joko Widodo kerap berlawanan.
Sejumlah partai mengusulkan rencana agar Pemilu dan Pilpres 2024 ditunda. Kondisi Covid-19 dan banyaknya aspirasi dari masyarakat menjadi alasan.
Pihak Istana sendiri sejauh ini mengaku masih menjalankan konstitusi. Namun belakangan, Jokowi disebut setuju tentang wacana penundaan Pemilu 2024.
Cendekiawan muslim Azyumardi Azra meminta masyarakat waspada mengantisipasi sikap Jokowi. Sebab, bukan sekali eks Wali Kota Solo itu bertindak berlawanan.
“Saya menyampaikan secara terbuka di berbagai media, saya kira jangan berpendapat begitu [Jokowi menolak], apalagi yakin. Karena melihat gejalanya adalah apa yang dikatakan Presiden Jokowi itu selalu berlawanan dengan apa yang dilakukan,” kata dia dalam diskusi daring, Rabu (2/3).
Salah satunya adalah Jokowi pernah berjanji untuk memperkuat KPK. Namun sebaliknya, Jokowi menyetujui RUU KPK.
Selanjutnya, masalah buruh. Alih-alih melindungi buruh, Jokowi melakukan pengesahan UU Cipta Kerja.
“Jadi enggak bisa dipegang. Jadi menurut saya jangan percaya dulu. Maka waktu itu saya menyerukan agar masyarakat sipil tetap waspada. Jangan percaya, ternyata betul,” katanya.
Menurut Azra perubahan sikap Jokowi nampaknya karena mendapatkan bisikan dari orang terdekatnya. (ads)




































