Foto Persija

 

Kanalnews.co, JAKARTA- Kemenangan telak tiga gol tanpa balas atas Persebaya Surabaya di pekan ke-27 Super League 2025/2026 memang membawa napas lega bagi pelatih Mauricio Souza. Namun di balik pesta gol itu, tersimpan kegelisahan yang belum sepenuhnya sirna.

Souza terang-terangan mengakui, produktivitas Persija sebenarnya masih jauh dari kata memuaskan. Meski baru saja tampil garang, ia menilai timnya selama ini terlalu sering membuang peluang.

Dalam lima laga sebelum kemenangan atas Persebaya, Persija memang mampu mengemas 10 gol. Tapi angka itu, menurut Souza, belum mencerminkan ketajaman sesungguhnya. Penyakit lama masih menghantui: peluang berlimpah, gol tak sebanding.

Statistik musim ini bahkan membuka luka tersebut. Dari ratusan percobaan tembakan, hanya sebagian kecil yang benar-benar berbuah gol. Ketimpangan ini disebut Souza sebagai akar dari inkonsistensi tim, naik turun performa yang kerap mengganggu langkah Persija di kompetisi.

“Kami sering gagal mengonversi peluang. Itu masalah besar yang membuat tim tidak stabil di beberapa momen penting,” tegasnya.

Meski demikian, kemenangan atas Persebaya dianggap sebagai cermin ideal dari potensi sebenarnya Persija. Di laga itu, Macan Kemayoran tampil tajam, efektif, dan mematikan, sesuatu yang selama ini terus dituntut sang pelatih.

Namun Souza memberi peringatan keras yaitu satu kemenangan besar bukan jaminan. Tanpa konsistensi, mimpi meraih target utama bisa runtuh kapan saja.

“Tim ini punya kapasitas untuk mencapai hal besar. Tapi jika kami tidak menjaga level permainan seperti ini di liga yang sangat kompetitif, semuanya bisa sia-sia,” ujarnya. (pht)