
Kanalnews.co, JAKARTA– Isu Prabowo Subianto mencekik seorang wakil menteri di rapat kabinet membuat kelompok relawan ‘Prabowo Mania 08’ mengambil sikap. Mereka akan melaporkan Rudi S Kamri ke Bareskrim Polri karena dianggap yang menyebarkan isu tersebut.
Rudi merupakan founder Kanal Anak Bangsa TV. Ia diduga yang pertama kali memviralkan kabar tersebut ke media sosial.
Ketua Umum DPP Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer atau Noel mengungkapkan sebelum melaporkan Rudi ke polisi, ia sudah berusaha menghubungi dan mengajak bertemu langsung. Akan tetapi, Rudi tidak hadir.
“Rudi S Kamri janji datang ke tempat ini Jam 13.30 WIB. Dengan dia tidak hadir hadir di sini, berarti dia tidak komit. Berarti dia akan mengulangi lagi kejadian itu. Maka besok (hari ini) kita akan melakukan upaya hukum,” kata Noel di Markas Relawan Pemenangan Prabowo di Menteng, Jakarta, kemarin.
Ia menilai permintaan maaf Rudi lewat kanal YouTube tidak cukup. Sebab, potongan video-video soal isu tersebut telah tersebar kemana-mana.
“Mudah sekali dia minta maaf, tapi semua telah tersebar di TikTok, Facebook, Instagram di semua. Bisa enggak mereka men-takedown itu? Enggak bisa,” cetus Noel.
“Dampak kerusakannya bahwa iya, benar, bahwa Pak Prabowo suka kekerasan. Karena opini dan narasi mereka kan begitu,” katanya.
Isu Prabowo mencekik dan menampar seorang wamen itu mulanya berawal dari video yang diunggah Seword TV melalui akun YouTube mereka pada Minggu (17/9). Spekulasi mengarah ke Prabowo. Sementara wamen yang dicekik adalah Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.
Prabowo pun telah membantah isu itu. Ia mengaku tidak pernah bertemu dengan Harvick. Bahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sampai angkat bicara dan menilai isu seperti itu kerap terjadi saat menghadapi tahun politik. (ads)




































