
Kanalnews.co, JAKARTA– Komandan Fanta (pemilih muda) Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan menanggapi terkait ketidakpercayaan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD soal hasil survei CSIS. Ia menilai wajar karena pasangan nomor urut 3 itu mengantongi elektabilitas paling buncit.
“Bisa jadi enggak percayanya itu karena surveinya di bawah, ya biasa lah kan untuk membesarkan hati pendukung,” kata Arief saat dikonfirmasi, Jumat (29/12).
Ia pun dengan hasil survei CSIS lantaran memiliki kredibilitas. Apalagi lembaga survei tersebut dipegang oleh Ketua Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) yang merupakan direktur eksekutif CSIS.
“Artinya, sebagai Ketua Persepi dia tentu sangat ketat dalam metodologi, sampel, dan lain-lain,” katanya.
Namun, Arief menegaskan tim pemenangan Prabowo-Gibran saat ini fokus kerja memenangkan pasangan nomor urut 2 tersebut. Target merebut hati suara anak-anak muda harus bisa terealisasi.
“Alhamdulillah dari semua hasil survei kan tadi sudah dibahas ‘Samsul’ ya, semakin sulit disusul gitu,” katanya.
CSIS baru saja merilis hasil survei terbaru. Elektabilitas Ganjar-Mahfud berada di posisi paling buncit dengan perolehan 19,4 persen.
Keduanya disalip oleh Paslon nomor urut 1, Anies-Muhaimin di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 26,1 persen. Sementara nomor urut 2, Prabowo-Gibran makin mantap di posisi teratas dengan elektabilitas 43,7 persen. (ads)




































