
Kanalnews.co, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkirakan arus pendatang baru usai Lebaran 2026 tidak akan sebesar tahun-tahun sebelumnya. Jumlah warga yang diprediksi datang ke Ibu Kota hanya berkisar 10-12 ribu orang, jauh lebih rendah dibanding tren beberapa tahun lalu.
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menyebut fenomena lonjakan urbanisasi pascalebaran kini tak lagi menjadi arus dominan. Menurutnya, perubahan kondisi ekonomi nasional hingga situasi geopolitik global turut memengaruhi minat masyarakat untuk merantau ke Jakarta.
“Prediksi pendatang pascalebaran tahun ini kemungkinan melanjutkan tren rendah, sekitar 10.000 sampai 12.000 jiwa,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Data Pemprov menunjukkan angka pendatang terus merosot dalam beberapa tahun terakhir. Jika pada 2022 jumlahnya sempat menembus lebih dari 27 ribu orang, angka itu turun menjadi sekitar 16 ribu pada 2025. Kondisi tersebut menandakan urbanisasi ke Jakarta mulai kehilangan daya tariknya.
Chico menilai pemerataan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah serta tingginya biaya hidup di Jakarta menjadi faktor utama yang menekan arus migrasi. Meski demikian, Pemprov menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin mencari peluang.
“Faktor pertumbuhan ekonomi yang hampir merata di seluruh Indonesia dan kondisi geopolitik saat ini yang akan berpengaruh terhadap tingginya biaya hidup di Jakarta akan menjadi faktor dominan tren penurunan pendatang ini,” imbuhnya.
Untuk mengantisipasi pergerakan penduduk, Pemprov telah menyiapkan program pendataan jemput bola selama dua pekan setelah Lebaran. Para pendatang diminta segera melapor ke service point Disdukcapil, dengan layanan yang disiapkan hingga di luar jam kerja dan berkolaborasi dengan pengurus RT/RW.
Langkah ini dilakukan guna memastikan tertib administrasi kependudukan, sekaligus menegaskan bahwa Nomor Induk Kependudukan (NIK) Jakarta hanya berlaku bagi warga yang benar-benar berdomisili secara nyata di Ibu Kota. (ads)



































