
Kanalnews.co, JAKARTA– Manajer Timnas Indonesia Sumardji angkat bicara terkait pernyataan Ketum PSSI Erick Thohir yang siap mundur usai Timnas Indonesia kalah dari Jepang. Ia menilai hal itu bentuk kekecewaan.
Timnas Indonesia menelan kekalahan telak 0-4 dari Jepang dalam laga lanjutan Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Alhasil, Skuat Garuda terbenam di dasar klasemen dengan tiga poin.
“Kalau kaitannya dengan itu (mundur) bagian dari kekecewaan ya,” kata Sumardji kemarin.
“Beliau dengan ekspetasi besar, kemarin kalahnya dengan telak, dan tentu kaitannya dengan kekecewaan itu diluapkan, selanjutnya dijadikan motivasi untuk para pemain.”
“Bukan hanya pemain tapi pelatih supaya kembali lagi di sisa yang ada. Bisa memperbaiki diri secara keseluruhan agar tim lebih kompak dan solid saat lawan Arab Saudi bisa sesuai dengan apa yang ditargetkan,” katanya.
Untuk bisa menjaga peluang lolos, kemenangan menjadi harga mati saat melawan Arab Saudi. Jay Idzes dkk harus berjuang lebih keras lagi agar bisa merebut tiga poin.
“Memang situasi di ruang ganti ketika kita kalah kemarin, yang pertama Pak Ketum tentu mengevaluasi jalannya pertandingan dan itu dijadikan catatan tersendiri buat kita semuanya. Karena ketum sudah memberikan instruksi dan motivasi kepada para pemain dan juga Coach Shin,” kata Sumardji.
“Intinya kalau mau bersama-sama harus berjuang keras di sisa pertandingan yang ada. Jadi harga mati lawan Arab? Iya,” katanya menegaskan. (ads)




































