Foto dpr.go.id

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR F-PDIP Charles Honoris mengimbau masyarakat tak khawatir berlebihan terkait adanya virus Human Metapneumovirus (HMPV). Namun, ia mengingat pemerintah agar tetap memantau dan melakukan antisipasi.

“Pemerintah harus mempersiapkan agar fasyankes (Faslitias Pelayanan Kesehatan) dan tenaga kesehatan mencukupi apabila terjadi lonjakan kasus HMPV di Indonesia,” ujar Anggota Komisi IX DPR F-PDIP Charles Honoris dalam keterangannya, Rabu (8/1/2025).

Dengan pengalaman menghadapi Covid-19, Charles menilai pemerintah sudah jauh lebih siap. Namun begitu, pemerintah tetap perlu meningkatkan monitoring.

“Pemerintah harus meningkatkan upaya monitoring dan pemantauan terhadap penyebaran HMPV, khususnya terkait dengan pola penyebarannya di Indonesia,” kata Charles.

“Namun demikian, saya rasa masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan,” sambungnya.

Kemenkes dan Otoritas Kesehatan di Tiongkok sudah menjelaskan virus HMPV ini bukan sesuatu yang baru. HMPV adalah virus lama yang sifatnya mirip dengan flu.

Sistem imunitas manusia sudah mengenal virus ini sejak lama dan mampu meresponsnya dengan baik. HMPV bukanlah virus yang mematikan.

Adapun gejalanya mirip dengan flu biasa, seperti batuk, demam, pilek dan sesak napas. Cara penularannya juga sama yaitu melalui percikan air liur atau droplet dari individu yang terinfeksi. (ads)