Foto ist

Kanalnews.co, JAKARTA- Setelah meninggalkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Demokrat belum menentukan arah koalisi. Merasa sulit untuk membentuk koalisi baru, Demokrat hanya memiliki dua opsi bergabung ke koalisi Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo.

“Kondisi per saat ini, Demokrat rasanya, kembali lagi, akan lebih logis menghadapi keadaan dan kondisi ke depan terkait dengan Pilpres ini tadi, kondisi pada saat Senin kemarin kita mengambil satu langkah yang lebih jelas, di mana posisi kita saat ini sudah agaknya agak kurang memadai kalau bicara koalisi koalisi lain, walau opsi atau peluang itu ada,” kata Syahrial Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution.

Oleh karena itu, kini Demokrat akan memanfaatkan waktu untuk berkomunikasi dengan dua koalisi antara Prabowo dan Ganjar. Sebab, tak ada waktu lagi untuk membuat koalisi baru.

“Rasanya arah dari DPP adalah bagaimana kita memaksimalkan komunikasi yang sudah terbangun baik itu di tempat Bang Yandri (PAN) maupun di tempatnya PPP,” katanya.

“Artinya di tempatnya Pak Prabowo dan Pak Ganjar, opsinya di situ. Agak sulit untuk kemudian berakselarasi dengan pembentukan koalisi baru di mana ada kerumitan-kerumitan dalam melaksanakan pembicaraan begitu,” dia menambahkan. (ads)