Foto istimewa

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Korban selamat ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, Syahlendra Haical atau Haikal menceritakan kondisinya selama dua hari tertimbun. Haikal tidak pernah meninggal salat, meski dalam kondisi terjepit.

Haikal mengungkapkan pengalamannya itu saat dijenguk Senator DPD RI asal Jatim Lia Istifhama, di RSUD Notopuro Sidoarjo, pada Kamis (2/10).

Posisi Haikal berada dengan dua temannya. Mereka kemudian salat berjamaah dengan salah satu temannya yang terjebak puing dalam posisi sujud.

“Ayo salat, ayo salat,” kata Haikal.

Kemudian, pada salat Isya, Haikal kembali mengajak temannya itu karena mendengar seseorang mengimami, meski tak tahu siapa orang itu.

Saat masuk salat Subuh, Haikal kembali mengajak temannya. Namun tidak dibalas karena diduga sudah meninggal dunia.

Haikal baru berhasil dievakuasi petugas Rabu (1/10) pukul 15.22 WIB. Posisi Haikal tepat berada di belakang temannya yang meninggal dalam posisi sujud.

Haikal tercatat sebagai korban ke-13 yang berhasil dikeluarkan dari puing dengan selamat. (ads)