KANALNEWS.co – Jakarta, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf), Sapta Nirwandar, mengatakan, masih sedikit bahkan belum muncul investor atau pengusaha yang berani membangun hotel menghadap sungai atau berkonsep “river view” di Indonesia.
“Di beberapa kota di Indonesia belum muncul pengusaha yang berani membangun hotel menghadap sungai, termasuk di Palembang misalnya sebagai kota yang memiliki sungai besar,” kata Sapta Nirwsandar di Jakarta, Rabu (9/1/2013).
Wamen Parekraf menyadari kondisi sungai-sungai di Indonesia yang sebagian besar tidak terpelihara bahkan menjadi tempat pembuangan sampah dan kotoran.
Dari fakta itulah, salah satu hal yang membuat investor enggan untuk membangun hotel menggunakan konsep “river view” di Indonesia.
“Saya pernah ke Kalimantan Selatan, diajak jalan via darat, saya ‘keukeuh’ maunya jalan melalui sungai. Dan yang saya dapati memang, pemandangan yang terlihat umumnya yang berkaitan dengan urusan belakang rumah,” katanya.
Padahal, menurut dia, sungai di negara manapun di dunia menjadi pusat perdaban.
Ia mencontohkan, di Inggris, Sungai Thames, menyajikan pemandangan pusat peradaban khas negara itu di antaranya London Bridge dan gedung-gedung tua yang terpelihara dengan baik.
“Sungai Seine di Prancis juga begitu, apalagi saat masuk ke daerah hulunya yang indah. Sungai Rein di Jerman bahkan sudah dilayari sampai Budapest,” katanya.
Sementara, Indonesia sendiri memiliki banyak sungai yang sangatpotensial untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
Ia menyadari, perlu kerja keras untuk membangun sungai-sungai di tanah air sebagai destinasi wisata yang menarik tetapi hal itu bukan tidak mungkin terjadi sehingga harus segera mungkin dimulai.
Sapta mencontohkan, ada kampung di China tempat kelahiran tokoh dunia, Lee Kwan Yew, yang konon sungainya dialiri air yang hitam pekat.
“Karena ada tekad dari pemerintah dan masyarakatnya, sungai itu direvitalisasi dan kini airnya sudah mulai kecokelatan, bahkan mulai dibuat jogging track di tepiannya,” katanya.
Menurut dia, hal terpenting saat ini bagi Indonesia adalah membangun kemauan untuk mulai menjadikan sungai sebagai asset pariwisata yang penting yang kemudian mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
Penulis : Dara Lidya
Editor : Herwan Pebriansyah








































