KANALNEWS.co – Jakarta, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan menyelenggarakan The Real Wonder of The World (WOW) Konser Keajaiban Indonesia 2012 dengan menggandeng Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) dan Marketeers.
Konser yang akan di gelar di Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place pada Kamis, 13 Desember 2012, pukul 18.30 WIB akanmenampilkan sejumlah musisi ternama dari timur, di antaranya Bob Tutupoli, Glenn Fredly, Barry Likumahuwa Project, Lea Simanjuntak, Jemina, BoyzllBoys, Oele Pattiselano, Ivan Nestorman, Albert Fakdawer, dan Igo Idol.
“Mereka akan membawakan lagu-lagu dari daerah Indonesia Timur,” ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sapta Nirwandar di Jakarta, Jumat (7/11/2012).
Wakil Menteri menambahkan, konser Keajaiban Indonesia 2012; Suara dari Timur untuk mengangkat dan mempromosikan pariwisata dan budaya kawasan Indonesia Timur yakni Pulau Ambon sebagai destinasi.
“Musisi ternama yang akan tampil nantinya akan berkolaborasi dengan Molucca Bamboowind Orchestra (MBO) yang beranggotakan 180 pemakaian orkestra suling bambu dari Pulau Ambon,” kata Wamen.
Kelompok orkes suling bambu dari Ambon yang dipimpin Rence Alfons berdiri sejak 2005 yang beranggotakan masyarakat lintas umur, golongan, dan agama yang ingin menyebarkan pesan perdamaian dari timur Indonesia melalui musik.
Para pemusik MBO mempunyai latar belakang yang berbeda-beda mulai dari pelajar, mahasiswa, petani, tukang tifar, tukang ojek, montir bengkel pensiunan PNS/Polisi, dosen, guru serta pegawai swasta.
Orkes ini akan membawakan alat musik khas Maluku seperti tifa, totobuang, gita hawaiian yang untuk pertama kalinya dibawa ke luar Pulau Ambon secara lengkap.
MBO merupakan manifestasi dari adat pela-gandong dan bukanlah grup yang dibentuk untuk unjuk gigi kepiawaian masyarakat Ambon dalam bermusik tapi ada tujuan mulia yakni mengubah suatu irama kehidupan yang dulu lekat dengan kekerasan menjadi irama yang bernuansa kemanusiaan.
“Saya yakin musik memiliki kekuatan untuk mengubah paradigma manusia agar lebih saling mengasihi sebagai sesama mahluk Tuhan,” Tandas Rance Alfons.
Penulis : Herwan Pebriansyah








































