Foto Antara

Kanalnews.co, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, geram mendengar keluhan warga soal pengemudi Mikrotrans (JakLingko) yang kerap ugal-ugalan. Ia menegaskan, Pemprov tak akan ragu mencopot sopir yang membandel meski sudah diberi pelatihan.

“Untuk sopir JakLingko yang ugal-ugalan, saya sudah minta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk menertibkan dan melakukan pelatihan. Kalau mereka tetap melakukan hal yang sama, sudah diganti saja,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Utara, Senin (17/11).

Pramono menekankan, kesempatan bekerja sebagai pramudi JakLingko sangat diminati. Karena itu, ia tak ingin ada oknum yang merusak layanan transportasi publik yang sudah digratiskan itu.

“Yang cari kerja di Jakarta juga banyak. Jangan sampai JakLingko yang tarifnya gratis ini jadi milik pribadi, kerja suka-suka, asal-asalan,” katanya.

Tak hanya soal ngebut di jalan, Pramono turut menyoroti sopir yang membawa keluarga saat bertugas. Praktik seperti ini, menurutnya, harus segera dihentikan demi keselamatan penumpang.

Sebelumnya, TransJakarta berencana menyiapkan pelatihan ulang untuk seluruh sopir JakLingko. Pelatihan yang mencakup Defensive Driving, Etika Profesi, Safety & Emergency, hingga Digital Ticketing ini wajib diikuti untuk memperpanjang sertifikat yang berlaku tiga tahun. Bagi sopir yang gagal dua kali, tersedia pelatihan remedial gratis dan opsi pindah rute.

Pemprov Jakarta juga membuka peluang bagi 1.000 pramudi baru. Pelatihan dilakukan tanpa menggusur sopir lama, sebagai bagian dari komitmen Pemprov dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik ibu kota. (pht)