Kanalnews.co, JAKARTA- Presiden menganugerahi 10 tokoh dalam daftar pahlawan nasional. Salah satunya dua mantan presiden RI Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Dalam upacara khidmat di Istana Negara, Jakarta, suasana haru menyelimuti ruangan ketika Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 dibacakan. Lagu Indonesia Raya menggema, mengiringi momen pengumuman sepuluh nama besar yang kini resmi diabadikan dalam sejarah bangsa.

“Penghargaan ini bukan sekadar gelar, tetapi pengakuan atas jasa mereka yang membangun fondasi negeri ini dari berbagai jalan perjuangan,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang disambut tepuk tangan tamu undangan.

Selain Soeharto dan Gus Dur, perhatian publik juga tertuju pada nama Marsinah, aktivis buruh perempuan yang gugur memperjuangkan keadilan pekerja pada awal 1990-an. Sosoknya kini berdiri sejajar dengan para tokoh militer, politikus, dan ulama besar.

Dari kalangan militer, penghargaan juga diberikan kepada Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, tokoh penting di masa transisi Orde Lama ke Orde Baru.

Berikut daftar lengkap 10 tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional 2025:

K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur, perjuangan politik dan pendidikan Islam.

Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto – Jawa Tengah, perjuangan bersenjata dan politik.

Marsinah – Jawa Timur, perjuangan sosial dan kemanusiaan.

Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat, bidang hukum dan politik.

Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat, pendidikan Islam.

Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Jawa Tengah, perjuangan bersenjata.

Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat, pendidikan dan diplomasi.

Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur, pendidikan Islam.

Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara, perjuangan bersenjata.

Zainal Abidin Syah – Maluku Utara, politik dan diplomasi.