KANALNEWS.CO., Kudus – Pelatih kepala PB Djarum, Fusng Permadi menyebut sistem pelatihan yang diterapkan di klubnya bersifat dinamis dan mengikuti trend atau pun materi pemain yang tersedia.

Di sela pelaksanaan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jumat (22/11/2019), Fung menyebut fleksibilitas ini memungkinkan tim pelatih untuk memaksimalkan potensi pemain yang ada. “Kami tidak menggunakan satu metode latihan baku yang dipaksakan kepada materi pemain yang ada. Malah lebih banyak gagalnya,” kata Fung lagi.

Menurutnya setiap pelatih harus mengenal karakter pemain yang menjadi tanggungjawabnya dan kemudian menemukan sendiri cara yang pas untuk memaksimalkan potensi pemain tersebut. Ia kemudian memberi contoh pemain ganda campuran Pelatnas asal klub PB Djarum, Praveen Jordan. “Ketika prestasinya tidak kunjung meningkat, pelatihnya tahu persis yang menjadi penyebab adalah disiplin yang kurang. Makanya setelah diberi peringatan keras secara tertulis, baru prestasinya bisa naik lagi,” kata Fung.

Namun pendekatan ini belum tentu cocok diterapkan kepada pemain lain. Risikonya justru dapat membuat si pemain semakin terpuruk dan sulit bangkit. “Bahkan untuk pemain yang sama pun, pendekatannya bisa jadi berbeda tergantung pada waktu dan kondisinya.

Mengenali karakter pemain secara lengkap inilah yang merupakan seni yang harus dikuasai pelatih. “Susah menemukan pemain yang sempurna, komplit secara fisik, skill dan terutama pada mind set yang memiliki mental juara. Biasanya ada satu faktor tetapi faktor luar biasa lainnya kurang sekali,” ungkap Fung.

Fung menyebut pemian yang mendekati ideal kalau tak mau dibilang sempurna adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo yang merupakan jebolan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis pula. “Pelatih kalau menangani Kevin tidak repot, karena Kevin memiliki kesadaran sendiri untuk meningkatkan kemampuannya. Apalagi baik skill mau pun mentalnya juga sudah jadi,” kata Fung lagi.

Tapi Fung mengakui pemain seperti Kevin mungkin muncul sepuluh tahun sekali. “Karena itulah pelatih harus menguasai banyak segi dari psikologi pemain. Bagaimana memotivasi si pemain yang bersangkutan agar mau memaksimalkan kemampuannya.”

Meski mengaku jalur audisi umum bukan satu-satunya cara merekrut pemain baru buat PB Djarum, tapi ia mengakui cara ini sangat membantu. “Para peserta audisi umum tahun ini saja rata-rata sudah menguasai teknik pukulan yang benar. Kami tinggal mencari ciri khas kelebihan pemain tersebut dan mempertajamnya.” (tjahjo)