Oleh: Moh. Rizky Alam
KANALNEWS.co, Jakarta  – Pemain Semen Padang kembali masuk pelatnas Timnas Indonesia yang dipersiapkan ke Piala AFF 2012 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 November hingga 20 Desember mendatang.

Kehadiran mereka semakin memberi optimis perjalanan  Merah Putih untuk bisa lolos dari babak penyisihan grup.  Indonesia berada di Grup B bersama tuan rumah Malaysia, Singapura dan Timnas Laos.

Laga perdana Irfan Bachdim dkk. dimulai pada 25 November mendatang melawan Timnas Laos, kemudian menghadapi Singapura (28/11) serta kontra rivalitas abadi, Malaysia pada 1 Desember nanti.

Pemain Semen Padang yang kembali masuk pelatnas adalah; Wahyu Wijiastano, Vendry Mofu, Novan Setya, Hengki Ardiles serta mantan kiper semen Padang Samsidar. Mereka  sempat ‘hilang’ dari pelatnas setelah diliburkan selama empat hari menyambut  Idul Adha lalu.

Samsidar sempat mengikuti pelatnas Timnas Indonesia setelah libur Idul Adha, namun pada Kamis (1/11) lalu, hilang dari pelatnas. Dia disebut-sebut pergi untuk menandatangani  kontrak kerjanya dengan klub Mitra Kukar.

Dengan bergabungnya empat pemain Semen Padang itu, maka jumlah pemain Timnas Indonesia yang mengikuti pelatnas saat ini sebanyak 22 orang. Pemain Semen Padang lainnya, Elie Aiboy, sudah lebih dulu mengikuti pelatnas Piala AFF bersama Irfan Bachdim dkk.

Pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar pun bisa menjalankan program latihan transisi dari menyerang ke bertahan, maupun sebaliknya. Selain itu, pemain juga diasah  tendangan second line guna memecah kebuntuan jika pertahanan tiom lawan sangat kuat.

Pada sesi latihan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Senin (5/11), atmosfir pemain terlihbat berbeda. Sebelumnya, pemain terlihat tegang, tetapi kemarin sudah lebih enjoy. Para pemain terlihat tertawa girang, dan sesekali bercanda satu dengan lainnya.

Timnas Indonesia akan bertolak ke Kuala Lumpur pada 20 November mendatang. Nil Maizar masih menunggu pemain naturalisasi, yakni Jhonny Rudolf van Beukering, Tonnie Harry Cusell dan Raphael Guillerm Eduardo.*