KANALNEWS.Co, Jakarta – Pereli Indonesia, Rifat Sungkar yang tergabung dalam Fastron World Rally Team akan kembali melanjutkan kiprahnya di ajang seri reli dunia (World Rally Championship/WRC) 2012. Rifat dijadwalkan bertarung di seri keenam WRC dan seri kedua Rally Class dimana dirinya menjadi peserta regular yang akan berlangsung di Acropolis, Yunani pada 24-27 Mei mendatang.
Di reli Akropolis ini Indonesia akan memiliki dua wakil selain Rifat, yaitu Subhan Aksa. Meski mengaku baru di ajang WRC, Rifat Sungkar tegaskan siap bersaing dengan 55 peserta lainnya pada reli yang dijuliki Reli Para Dewa ini. Dengan lintasan gravel berbatu dan cuaca panas, Reli Akropolis disebut-sebut sebagai reli terberat dalam kalender kejuaraan reli dunia. Meski begitu, Rifat ingin memberikan hasil yang lebih baik dan memacu diri hingga batas kemampuan terbaiknya.
“Berbekal pengalaman di Reli Portugal, saya tentunya ingin mendapat hasil yang lebih baik. Buat saya, pencapaian tidak selalu diukur dengan angka. Target saya adalah bagaimana memangkas jarak waktu dengan pereli lain, dan tampil lebih cepat,” ujar Rifat dalam jumpa persnya di The Only One Club, fX Plaza, Senayanm Jakarta, Selasa kemarin.
Pada reli Portugal yang digelar akhir Maret lalu, Rifat mengalami masalah dan kehilangan banyak waktu. Pereli berusia 33 tahun ini juga mendapat banyak pengalaman berharga yang membuatnya semakin siap menghadapi kerasnya persaingan di kejuaraan reli dunia.
“Kendala awal yang saya alami di Portugal adalah jarak. Di tingkat nasional, jarak tempuh hanyak 150 kilometer. (Tapi) Di Asia-Pasifik 400 kilometer, dan di WRC jarak tempuh mencapai 1.500 kilometer selama empat hari. Itu sama seperti saya ikut puluhan reli nasional dalam setahun,” kata Rifat yang dalam kesempatan tersebut didampingi manajer tim, Indra Prasetyo dan VP Lubricants PT.Pertamina (Persero) Supriyanto D.H.
Lalu masalah kedua menurutnya pada saat itu karena diriya belum menemukan settingan mobil pacuannya yang pas. “Kita belum menemukan setting mobil. Saya bilang pada Scott Beckwith (navigatornya), lebih baik kita mundur satu langkah untuk maju dua langkah,” kata Rifat lagi.
Demi tampil lebih baik, kini Rifat pun menggaet navigator baru, Steve Lancaster, yang mengantikan Scoot. Steve sendiri memiliki pengalaman empat kali tampil di Reli Akropolis. Navigator asal Inggris ini memiliki segudang pengalaman sejak 1999 di kejuaraan reli dunia, bersama Nigel Heath, Nasser Al-Attiyah, dan Khalid Al-Qassimi. “Scoot sedang mendampingi anaknya yang sedang lulus sekolah, jadi dia tidak bisa mendampingi saya,” ujar Rifat yang akan kembali menggunakan pacuan Subaru Impreza WRX STi N15 yang dipersiapkan rumah modifikasi asal Belgia, Symtech Racing ini.
Seperti diketahui, hal serupa juga sudah dilakukan Subhan Aksa, yang bakal didampingi Jeff Judd pada Reli Akropolis. Diminta tanggapannya mengenai persaingannya dengan Subhan Aksa di reli tersebut, Rifat mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah saingan karena keikutsertaan dirinya dengan Subhan di ajang WRC adalah membawa nama bangsa.
“Olahraga adalah tentang sportivitas. Buat saya, Subhan adalah partner. Dia punya pengalaman saat ikut WRC pada tahun 2008, sementara saya baru tahap belajar. Tapi percayalah, ini bukan rencana jangka pendek. Dan lagi kami berdua membawa nama bangsa,” ujar Rifat.
Untuk diketahui, Reli Akropolis akan melombakan 22 etape khusus sepanjang 409,47 kilometer, dengan jarak tempuh total 1.668,49 kilometer. Sebelum reli berlangsung, para peserta akan mendapat kesempatan untuk melakukan survei pada 21-23 Mei.Ranoe Nirawan/JN




































