KANALNEWS.Com – Ajang seri kejuaraan reli dunia, Acropolis Rally yang berlangsung di Yunani yang digelar pada Kamis (24/5) hingga Minggu (27/5) menjadi berkah bagi pereli Indonesia. Setelah Subhan Aksa meraih podium kedua di kelas Production Cars World Rally Chmpionship (PWRC) di reli tersebut, pereli Indonesia lainnya, Rifat Sungkar dari Fastron World Rally Team (FWRT) juga sukses mengibarkan “Merah Putih” dalam gelaran yang sama.

Rifat Sungkar yang turun di kelas Rally Class Championship (RCC) yang didamping co-driver asal Inggris, Steve Lancester ini berhasil meraih podium kedua dengan total catatan waktu  5 jam 51 menit 22’9 detik.  Posisi pertama RCC diraih oleh pasangan pereli Ukraina, Yurri Protasov/Kyrlo Nesvit dengan waktu 5 jam 21’45.2”.  Dalam posisi overall, Rifat/Steve menempati urutan ke 20.

Rifat mengatakan bahwa reli Acropolis merupakan reli terberat dari seluruh gelaran kejuaraan reli dunia yang digelar selama ini. Hal tersebut dikarena lintasan yang dilalui adalah berbatu lepas, tandus dan diketinggian pegunungan yang mencapai 4000 – 4300 feet diatas laut, yang membutuhkan stamina dan kekuatan kendaraan yang prima.

“Reli Acropolis sangat luar biasa beratnya. Treknya cukup bervariasi ada batu lepas dan batu tanam lalu naik turun bukit dengan tipisnya oxygen. Lintasannya sendiri cukup lebar tapi sangat berbahaya jika keluar jalur,” ujar Rifat.

Di reli tersebut Rifat yang memacu Subaru Impreza WRX STi N15 banyak mendapatkan kendala pada kendaraannya sejak start hari pertama hingga hari ketiga tempratur mesin kendaraannya mengalami overheating yang menyebabkan power kendaraan tidak dapat maksimal. Baru dihari ketiga  diketahui  ada batu kecil yang menjepit pipa air pendingin mesin.

“Bahkan di hari kedua kami sempat keluar lintasan dan mobil masuk jurang. Lalu roda lepas akibat arm patah setelah  menghantam akar pohon yang tertutup batu sehingga posisi saya melorot jauh ke posisi 39.  Tetapi Alhamdullilah, kami dapat melanjutkan lomba di hari ketiga kemarin setelah tim mekanik bekerja dengan maksimal  memperbaiki kendaraan saya,” ujar Rifat.

Ganasnya reli Acropolis yang diungkapkanRifat tersebut memang benar adanya. Dengan jarak tempuh total sejauh 1661,39 kilometer yang ditempuh selama 4 hari, dari 54 peserta yang melakukan start pada Kamis lalu, hanya 32 peserta saja yang berhasil masuk garis finish Minggu petang waktu setempat atau Minggu malam WIB.

Reli Acropolis ini sendiri dimenangkan pereli Prancis asal Citroen World Rally Team, Sebastian Loeb/Daniel Elena dengan waktu 4 jam 42 menit 03detik. Sementara rekan setimnya, Mirkko Hirvonen/Juho Lehtinen berada di posisi kedua terpaut 40 detik. Tempat ketiga  diraih pereli Ford World Rally Team, Jarri Matti Latvala/Antila dengan terpaut 3 menit 4,8 detik

Setelah reli Acropolis ini, Rifat dan Subhan akan melanjutkan pertarungan dinegara yang berbeda. Dimana Subhan akan bertarung di New Zealand (Juli), Jerman (Agustus), Italia dan Spanyol di kelas PWRC. Sedangkan Rifat yang turun di kelas RCC akan tarung di Jerman (Agustus) , Perancis (Oktober) , Italia dan Spanyol bulan November 2012. (Ranoe Nirawan/ES/RFT)