KANALNEWS.co – Jakarta, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) DKI Jakarta VI akan berlangsung di Jakarta Barat mulai 20 hingga 30 Juni yang akan mempertandingkan 21 cabang olahraga.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta Winny Erwindia mengatakan, Porprov ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Menurutnya, Porprov ini bertujuan untuk menjaring atlet muda berbakat yang akan dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 mendatang, maka usia atlet peserta tidak boleh lewat dari 18 tahun.

“Kepengurusan baru KONI DKI Jakarta sekarang lebih fokus membina atlet muda sebagai sarana untuk menciptakan regenerasi atlet yang tidak bisa lagi tampil di PON mendatang karena usia mereka yang melewati batas maksimal. Itu sebabnya, Porprov dibatasi usianya maksimal 18 tahun,” kata Ketua Umum KONI DKI Jakarta Winny Erwindia kepada awak media usai pembukaan Porprov di halaman kantor Walikota Jakarta Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (20/6/2013).
Winny menjelaskan, ke depan DKI Jakarta akan menghadapi beberapa kegiatan multi event, seperti PON Remaja di Jawa Timur 2014 dan PON XIX Jawa Barat 2016. Selain itu, ada beberapa kegiatan single event yang secara kontinyu diikuti cabang per cabang olahraga, baik kejuaraan nasional maupun kejuaraan terbuka di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Panitia penyelenggara Porprov VI HM Azis menambahkan, Jakarta Barat sebagai tuan rumah ingin menjadikan ajang ini sebagai sarana bagi KONI Wilayah untuk menunjukkan kemampuan atletnya mencapai prestasi terbaik. Dengan begitu, akan sangat memudahkan bagi KONI DKI untuk menyeleksi atlet yang akan dimasukkan dalam pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON.
“Jakarta Barat dipercaya menjadi tuan rumah karena keluar sebagai juara pada Porprov V 2011 lalu. Selain itu, Jakarta Barat juga ingin menjadi wilayah yang paling banyak menyumbang atletnya untuk tingkat nasional,” ujar Azis menjelaskan.
Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Joko Pekik Irianto yang juga hadir pada acara pembukaan tersebut menyambut baik digelarnya Porprov VI DKI Jakarta ini. Ia menilai, DKI sebagai barometer prestasi olahraga nasional tidak boleh berhenti menciptakan atlet-atlet junior yang bisa diharapkan mewakili Indonesia di ajang multi event internasional seperti SEA Games, Asian Games, dan Olympic Games.
“Porprov ini sangat cocok untuk pembinaan atlet muda sebagai pelapis atlet senior yang mulai menurun prestasinya. Dengan adanya Porprov ini, berarti regenerasi atlet tetap bisa terjaga,” kata Joko Pekik.
Porprov VI/2013 diikuti sekitar 2.000 atlet dari lima wilayah DKI Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Porprov dibuka oleh Walikota Jakarta Barat Fatahillah dengan dihadiri seluruh pengurus inti KONI DKI Jakarta, jajaran dinas olahraga DKI Jakarta, Walikota seluruh wilayah DKI Jakarta, serta masyarakat olahraga lainnya. (WAN)