KANALNEWS.co, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berjanji akan segera mencairkan bonus bagi peraih medali Olimpiade Rio de Jenario 2016 setleh gelaran Paralimpik yang berlangsung ditempat yang sama.

“Akan segera diurus. Paling cepat bonus akan cair dalam tiga pekan karena ada prosedur yang harus dilalui,” kata Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S. Dewa Broto usai nonton bareng di halaman kantor Kemenpora Jalan Gerbang Pemuda Senayan Jakarta, Kamis (17/8/2016) dinihari WIB.

Gatot mengatakan, anggaran untuk memberikan bonus kepada atlet dan pendukung yang telah mengantarkan Indonesia meraih medali pada kejuaraan multicabang paling bergengsi di dunia itu sudah siap dan bagi peraih medali emas, pemerintah telah menyiapkan bonus Rp5 miliar, perak Rp2 miliar dan perunggu Rp1 miliar.

Dan atas pencapaian ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang sukses mencetak prestasi besar di Brasil setelah mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soo/Goh Lie Ying 21-14 dan 21-12 akan mengantongi bonus masing-masing Rp5 miliar.

Selain bonus dari pemerintah, bonus ganda campuran terbaik Indonesia itu dipastikan akan bertambah setelah Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) juga akan memberikan bonus termasuk dari tim di mana kedua pemain bernaung. Tidak hanya pasangan yang akrab dipanggil Owi/Butet saja yang mendapatkan bonus. Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni yang terlebih dahulu menyumbangkan medali perak juga akan diguyur bonus masing-masing Rp2 miliar.

Selain bonus berupa uang tunai dari pemerintah, dua lifter Indonesia juga akan mendapatkan bonus tambahan dari PB PABBSI berupa masing-masing satu unit rumah. Bonus dipastikan akan terus mengalir.

“Kami tidak akan menunda-nunda pemberian bonus dan menyatakan bonus akan cair sama saat pemerintah memberikan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games 2015 lalu. Kami usahakan cepat cair. Namun semuanya harus sesuai dengan prosedur yang berlaku,” kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu.

Sukses emas Tontowi Ahmad/Liliyana membuat bangga bangsa Indonesia termasuk Gatot S Dewa Broto. Bahkan, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu mencukur gundul mahkotannya. Cukur gundul sendiri dilakukan usai menonton siaran langsung pertandingan final bulu tangkis di Halaman Kemenpora.

Ada empat pejabat yang melakukan cukup rambut. Menpora Imam Nahrawi menjadi orang pertama yang mencukur rambut, disusul Gatot, Kabag Humas Agus Prayitno dan ditutup Karo Humas dan Hukum Kemenpora, Amar Ahmad. (Herwan)