KANALNEWS.co, Way Kambas Lampung – Bagi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, menaiki punggung seekor gajah bersama pawang adalah pengalaman pertama pria asal Bangalan Madura itu. Perlu tangga khusus setinggi 2,5 meter untuk menaiki hewan berbelalai itu.
Hal itu dilakukan oleh Menpora sebelum membuka secara resmi Festival Pawai Budaya Way Kambas Pesona Indonesia ke-16/2016 yang berlangsung di Pusat Latihan Gajah, Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Jumat 11 November 2016.
“Selamat atas terselenggaranya festival ini. Terimakasih sponsor kedepan kami akan bantu anggaran bersama dengan kementerian dan lembaga lain untuk mengembangkan festival ini.
Menpora juga bersyukur dapat menghadiri festival tahunan ini dan menurutnya adalah keistimewaan luar biasa karena adanya harmoni dengan alam. “Tahun-tahun selanjutnya festival ini menurut tidak cukup dihadiri warga Lampung Timur dan Lampung tetapi harus sudah bertaraf dunia,” kata Imam.
Menpora mengatakan, Kementeriannya juga akan berusaha mengenalkan alam budaya Way Kambas Lampung salah satunya dengan cara mengadakan kegitan olahraga lari marathon 10 KM, kemudian kejuaraan motor trail dan olaraga lainnya yang akan mengundang para peserta dari berbagai negara untuk datang ke Lampung Timur.
Selain itu, Imam juga turut prihatin dengan Iren salah seekor gajah yang saat ini berumur 2 tahun belalinya tengah sakit dan Ia menjanjikan akan memberikan bantuan. “Secara simbolik kami akan berikan bantuan sejumlah uang untuk pawang gajah guna merawat Iren,” kata Imam tuturnya.
Dalam kesempatan itu Menpora Imam Nahrawi bersama Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri, Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsudin, Anggota Komisi X DPR RI Dwitaria Gunadi, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari serta Staf Khusus Pemuda Zainul Munasichin dan Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Ibnu Hasan. Menuju ke panggung utama dari lokasi transit sejauh 200 meter di kawasan taman nasional seluas 125.000 Ha yang diarak pawai 20 gajah, puluhan Tafis Carnival, Pencak Silat Lampung dan Marching Band.
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menilai festival ini adalah terobosan Lampung Timur untuk mendorong industri pariwisata Lampung Timur berkembang. “Sektor pariwisata dapat menjadi modal masa depan khususnya Lampung Timur dan Indonesia pada umumnya, mari kita dorong bersama agar Taman Nasional Way Kambas menjadi wisata tanah air, semoga dengan festival ini Lampung Timur lebih terkenal dan semakin banyak wisatawan domestik dan manca negara datang ke TNWK dan berdampak positif bagi sektor perekonomian dan pariwisata,” ujar Hanif.
“Itu semua kuncinya kita harus bersatu dan tingkatkan daya saing tenaga kerja dengan begitu insyaallah dengan kerjasama, Indonesia dan Lampung Timur dapat berkembang lebih sejahtera, selamat atas terselenggara festival ini,” tambah Menaker.
Sebelumnya, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim berharap dari festival tahunan ini memberikan manfaat khususnya untuk masyarakat Lampung Timur. “Kita ingin pariwisata Lampung Timur bangkit, sekarang kita harus harmoni dengan alam dengan semangat melestarikan lingkungan khususnya Taman Nasional Way Kambas agar dapat dikerjakan dengan baik,” kata Chusnunia.
“Ke depan insyaallah pariwisata di Lampung Timur lebih bangkit lagi kami butuh dukungan dari semua pihak, kami mohon perhatian khususnya Pemerintah Pusat agar Taman Wisata ini dapat berbenah dengan baik,” harapnya. (Herwan)




































