Kanalnews.co, PAPUA- Menpora RI Zainudin Amali mengaku senang melihat PON XX Papua berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Apalagi, sektor ekonomi Papua mulai bangkit di tengah pandemi.

Penyelenggaraan PON XX dimanfaatkan warga untuk mengais rezeki. Di sekitar tempat pembukaan yakni di Stadion Lukas Enembe misalnya, terlihat banyak masyarakat yang berjualan baju dan sovenir.

“PON sangat memiliki dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar, banyak yang berjualan kaos atau sovenir terkait PON. Apalagi di sini kondisinya aman terkendali,” kata Menpora Amali, Kamis (30/9) malam.

Salah satu pedagang kaos dan sepatu PON XX yakni Ibu Erna antusias menjajakan barang dagangannya. Tumpukan kaos, polo shirt dan sepatu berwarna biru dengan motif tulisan “Torang Bisa” dan PON XX Papua ditata dengan rapi di atas meja kayu berukuran 1×2 meter.

Sambil menyeka keringat, Ibu Erna sebagai penjual tampak sibuk menawarkan baju daganganya kepada para pejalan kaki yang lewat. “Silahkan bapak beli baju atau sepatunya,” kata Bu Erna.

“Saya sudah satu minggu jualan di sini, biasanya pakai mobil. Tapi karena mobilnya lagi dipakai maka sekarang saya buka dengan meja seperti ini,” tambahnya.

Bu Erna menyampaikan baju atau sepatu yang dijualnya ini berbagai macam harganya. Untuk kaos biasanya dia jual Rp 100 ribu, Polo Shirt Rp 150 ribu, dan sepatu Rp 250 ribu.

Barangnya pun dia mengaku didatangkan dari Jakarta langsung. “Kebetulan kaosnya sudah habis bapak, tinggal polo shirt dan sepatu saja,” katanya.

Dia mengatakan sudah satu minggu ini berjualan di daerah Taman Bunga. Untuk pendapatan sendiri dia mengaku tergantung dari penjualan, minimal dalam satu hari dia bisa meraup penjualan sampai 1 juta rupiah.

“Untuk penjualan kadang ramai dan sepi, tapi tiap hari pasti ada yang beli. Sehari bisa lah dapat 1 juta,” ujarnya.

Bu Erna sendiri mengaku senang dengan digelarnya PON XX di Papua ini. Menurutnya adanya event olahraga seperti ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua.

“Saya senang ada PON XX Papua, selain bisa jualan baju untuk tambah pendapatan, banyak warga daerah lain yang datang ke sini,” katanya. (ads)