KANALNEWS.co, Jakarta – Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Suwarno mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring terkait keabsahan atlet-atlet yang akan berlaga pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 17-29 September mendatang.
“Ada dua langkah untuk menuntaskan permasalahan sengketa atlet bermasalah sehingga atlet yang bersangkutan bisa ikut dalam PON XIX nantinya,” kata Suwarno saat memberikan pembekalan kepada Pewarta Olahraga di PP-PON Cibubur Jakarta Timur, Senin (29/8) malam.
Purnawirawan Jenderal TNI bintang dua menjelaskan langkha pertama penuntasan masalah atlet adalah dengan membentuk tim keabsahan terhadap permasalahan yang membelit sang atlet. Ia mencontohkan atlet potensial di salah satu provinsi namun terdaftar di provinsi lainnya. Atas permasalahan itu KONI Pusat selaku penanggung jawab pelaksanaan event olahraga nasional itu akan memutuskan keabasahan si atlet.
“Kami tengah memfinalisasi proses perpindahan atlet yang bermasalah. Dimana nanti kalau keabsahan itu bisa menyelesaikan, berarti tidak akan banyak menimbulkan masalah,” jelas Suwarno.
Namun, jika nantinya Tim Keabsahan hingga tenggat waktu belum juga menyelesaikan permasalahan yang ada, bukan tak mungkin hal tersebut akan dilanjutkan dan diangkat ke Dewan Hakim agar masalah tersebut bisa dituntaskan secara final.
“Kita berharap semua permasalahan atlet, official maupun pelatih akan selesai sebelum upacara pembukaan. Permasalahan sebetulnya tidak begitu banyak, mungkin kaitannya Jawa Tengah dengan DKI, Jawa Tengah dengan Jawa Barat. Hanya beberapa atlet dan sudah ada yang diputuskan melalui hasil BAORI,” ujarnya. (Herwan)




































