KANALNEWS.co – Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menegaskan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pengganti Andi Malarangeng yang mengundurkan diri tetap berasal dari kader Partai Demokrat.

“Karena (menpora) yang keluar dari kader Partai Demokrat maka demi keadilan saya akan isi dari kader Demokrat,” ujar SBY usai inspeksi mendadak (Sidak) di perkampungan nelayan Tanjung Pasir, Teluk Naga, Banten, Jumat (4/2/2013).

Pengamat Olahraga yang juga mantan juara dunia bulutangkis Icuk Sugiarto sangat mendukung pernyataan Presiden SBY tersebut, menurutnya figur Menpora adalah orang yang benar-benar mempunyai komitmen tinggi di bidang olahraga dan juga kepemudaan.

“Itu penting karena masalah olahraga dan pemuda saat ini memang butuh penanganan yang sangat serius,” katanya di Jakarta Jumat (4/1/2013).

Menurut mantan Staf Ahli Menpora pada masa Adhyaksa Dault ini, calon Menpora mendatang yang ramai dibicarakan diantaranya kader Partai Demokrat Achsanul Qosasi dan Ramadhan Pohan, serta salah seorang orang dekat Presiden SBY, Velix Wanggai.

“Semua tergantung bapak presiden. Apakah dengan keberadaan Menpora, bapak presiden ingin menyelesaikan masalah olahraga dan pemuda atau hanya sekadar untuk mendudukkan figur Menpora untuk kepentingan politik. Yang pasti saat ini, kita ingin Menpora yang baru bisa menyelesaikan berbagai macam persoalan pelik yang tengah dihadapi dunia olahraga Indonesia juga bagaimana menyelesaikan masalah kepemudaan,” ujar Icuk.

Icuk  yang juga pernah aktif di KNPI dan Kosgoro menambahkan, terkait nama-nama yang telah muncul, sosok Achsanul Qosasi perlu dikedepankan. Ayah dari pemain Bulutangkis Tommy Sugiarto ini mengaku kenal baik dengan Achsanul Qosasi.

“Tanpa mengesampingkan yang lain, saya rasa Achsanul Qosasi adalah figur yang tepat. Beliau adalah seorang yang memiliki komitmen tinggi di bidang olahraga dan sampai saat ini terlibat penuh membina olahraga. Achsanul sangat tahu dengan berbagai persoalan olahraga yang terjadi. Ia juga paham dengan masalah kepemudaan. Dan lebih penting lagi, beliau adalah kader Demokrat yang cukup menonjol. Memang untuk mencari figur yang sempurna memang sulit, tetapi saya menilai Achsanul memiliki kapabilitas dan track record yang baik untuk menduduki jabatan itu,” papar Icuk lagi.

Menurut Icuk, apa yang terjadi di dunia olahraga dan pemuda saat ini butuh penanganan yang lebih serius dan intensif. Untuk itu, Presiden SBY diharapkan segera memutuskan penunjukkan Menpora baru, yang saat ini masih dijabat rangkap oleh Menko Kesra Agung Laksono.

“Minimal dengan adanya Menpora, kinerja Kemenpora akan lebih fokus untuk bisa melakukan penataan yang lebih baik di bidang olahraga dan kepemudaan. Paling tidak sampai sebelum masa bakti presiden berakhir, ada titik temu masalah kepemudaan dan di bidang olahraga yang selama ini banyak terjadi polemik bisa diselesaikan sesuai aturan yang ada,” kata Ketua Pengprov PBSI DKI Jakarta ini.

Untuk itu, Icuk menyarankan agar penunjukkan Menpora baru tidak hanya sekadar sosoknya saja, tetapi juga orang yang benar-benar memiliki visi dan misi di bidang olahraga dan pemuda.

“Kalau itu terjadi, jangan banyak berharap, olahraga akan sesuai impian masyarakat yaitu pembangunan olahraga Indonesia yang lebih sistematik, desain yang lebih komprehensip, dan penegakan aturan secara benar. Berbeda bila yang ditunjuk orang yang memahami betul di dua domain tadi yaitu olahraga dan pemuda, serta mempunyai wawasan luas di bidang tersebut,” urai Icuk.

Hal senada diungkapkan pengamat olahraga nasional Tubagus Adhi yang akrab di panggil ‘tebe’. Menurutnya, Menpora mendatang harus yang visioner serta menguasai dunia olahraga dan kepemudaan.

“Begitu rumit permasalahan yang terjadi di dunia olahraga serta kepemudaan. Dan orang yang bisa mengemban amanat itu, adalah orang yang benar-benar mempunyai visi dan mencintai olahraga,” ujarnya.

Tebe mengaku sangat mengenal Achsanul, saat sama-sama menjadi pengurus PSSI pada priode kepengurusan Nurdin Halid.

“Beliau adalah sosok yang sangat paham dengan permasalahan olahraga dan pemuda. Lebih penting lagi, beliau tidak segan-segan memanfaatkan waktu luangnya sebagai seorang politikus dan pengusaha, untuk menjadi pembina olahraga,” tandas mantan Komite Media PSSI periode 2007-2011 ini.

 

Penulis : Herwan Pebriansyah