KANALNEWS.co, Surabaya – Arema Cronus Indonesia Malang memastikan diri absen dalam ajang Piala Gubernur Jawa Timur yang bakal dihelat pada Februari 2015. Juara bertahan Piala Gubernur Jatim itu abses setelah berbenturan dengan jadwal pemusatan latihan (TC).

“Arema tengah menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan musim kompetisi resmi Liga Super Indonesia (LSI) pada saat Piala Gubernur digelar, jadi kami terpaksa absen di kompetisi pramusim ini,” kata Media Ofiser Arema Sudarmaji, Minggu (21/12/02014).

Sebelum mengarungi kompetisi resmi LSI, tim berjuluk Singo Edan itu memiliki agenda cukup padat pada awal 2015, terutama selama Januari-Februari, Arema telah menyusun jadwal bertanding selain TC.

“Kami juga sudah menjadwalkan tampil di beberapa turnamen pramusim, seperti tampil di turnamen SCTV Cup, Trofeo Persija serta laga final Inter Island Cup (IIC) menghadapi Persib Bandung,” katanya lebih lanjut.

Kepastian absennya Singo Edan pada Piala Gubernur Jatim 2015 itu juga disampaikan Sekretaris Asossiasi Sepak Bola Provinsi (Asprov) Jatim Amir Burhanudin.

“Arema terpaksa tidak ambil bagian dan memutuskan absen karena padatnya agenda dan manajemen sudah menyampaikan secara tertulis,” katanya.

Absennya Arema yang merupakan juara bertahan Piala Gubernur Jatim 2014 itu membuat jumlah tim LSI Jatim yang ikut berkurang. Tim LSI yang memastikan tampil adalah Persebaya Surabaya, Persegres Gresik United (GU), Persela Lamongan dan Persik Kediri.

Piala Gubernur Jatim 2015 dijadwalkan bergulir pada Februari tahun depan dan rencananya diikuti enam tim. Selain empat tim LSI, dua peserta lainnya diambil dari tim Divisi Utama melalui “play off”. Pada tahun Sebelumnya turnamen pramusim ini dijadwalkan mulai pekan pertama Januari, namun untuk tahun ini mundur menjadi 3 Februari 2015 karena pelaksanaaan babak kualifikasi untuk tim Divisi Utama mengalami perubahan. Kualifikasi yang semula dilaksanakan pada awal Desember, mundur usai PON Remaja yang baru saja berakhir.

“Tujuan dari turnamen ini (Piala Gubernur) untuk memfasilitasi tim-tim LSI di Jawa Timur untuk bisa melakukan uji coba, tapi tidak semua tim bisa ikut karena sudah memiliki agenda sendiri yang tersusun sebelumnya,” ujarnya. (Herwan)