KANALNEWS.co – Kuala Lumpur, Tim bulutangkis Indonesia tertinggal 0-1 setelah ganda putra Hendra Setiawan/Angga Pratama takluk dari pasangan China Cai Yun/Fu Haifeng 21-16, 15-21, 15-21 pada babak penyisihan Grup A Piala Sudirman yang berlangsung di Putra Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (21/5/2013).
China yang diunggulan di peringkat teratas dan difavoritkan untuk meraih gelar juara untuk kelima kalinya secara beruntun.
Pasangan yang untuk pertama kali dipasangkan ini sempat mengejutkan lawan pada game pertama dengan unggul 21-16, namu sayangnya pada dua game berikutnya harus mengakui keunggulan pasangan China tersebut. Hendra sudah dua kali bertemu dengan ganda nomor sembilan dunia tersebut saat berpasangan dengan Muhammad Aksan dan kedua pertandingan tersebut dimenangi Cai Yun/Fu Haifeng.
Sementara Angga sebelumnya dipasangkan dengan Rian Agung dan sukses menyumbang angka ketika mengalahkan India 4-1 pada penyisihan sehari sebelumnya. Usai pertandingan, Hendra Setiawan yang sukses merebut medali emas Olimpiade Beijing 2008 ketika berpasangan dengan Markis Kido mengakui bahwa game pertama mereka mampu menekan untuk meraih kemenangan.
“Tapi pada game kedua, pasangan lawan mengubah gaya permainan dan membuat kami berbalik dalam kondisi tertekan,” kata Hendra
Pada game ketiga, Hendra mengakui bahwa mereka seperti sudah tidak bisa berbuat banyak karena permainan mereka sudah terbaca oleh lawan. Mengenai perubahan formasi pemain, Hendra menegaskan bahwa hal itu tidak menjadi masalah karena seluruh pemain pada dasarnya harus siap untuk berpasangan dengan siapa saja.
Pemain China, Fu Haifeng mengakui bahwa mereka memang tampil buruk pada set pertama karena mereka memang sudah lama tidak bertanding, yaitu sekitar lima bulan.
“Tapi pada game kedua dan ketiga, kami bisa menemukan bentuk permainan kami kembali,” kata Haifeng.
Partai kedua kejuaraan dunia beregu campuran tersebut di nomor tunggal putri antara Aprilia Yuswandari yang menantang juara Olimpiade London 2013 Li Xuerui.
Editor : Herwan Pebriansyah





































