Fernando Torrey bersama John Terry setelah mencetak gol ke gawang Arsenal di Emirates Stadium, Sabtu (29/9) malam. Chelsea menang 2-1 dari Arsenal.

KANALNEWS.co, London – Rekor Arsenal yang tak terkalahkan dari lima laga terakhirnya di ajang Liga Inggris, terhenti di pekan ke-6. Ironisnya lagi, kekalahan 1-2 dari Chelsea, tadi malam, terjadi di Emirates Stadiun, kandang The Gunners.

Sebaliknya, The Blues yang diarsiteki Roberto Di Matteo, meneruskan tren positif mereka sebagai salah satu tim yang belum terkalahkan pada musim ini. Tambahan tiga angka dari Arsenal, memantapkan posisi Chelsea di puncak klasemen dengan nilai 16.

Bagi Arsenal, kekalahan itu menjadi pukulan karena upaya mereka untuk memperbaiki posisi di klasemen tidak tercapai.  Pasukan Arsene Wenger mengoleksi nilai sembilan dari dua kali menang, tiga kali seri dan sekali kalah.

Lukas Podolski dkk. yang memainkan formasi 4-2-3-1 mencoba membendung tekanan Juan Mata dkk. yang memainkan formasi 4-3-3. Gempuran Eden Hazard Cs. cukup efektif membongkar pertahanan Arsenal yang dipunggawai Gibbs, Vermaelen, Koscielny maupun Jenkinson.

Petaka pun tak bisa dielakkan Arsenal setelah Fernando Torres menceploskan bola ke gawang The Gunners tepat menit ke-20. Kiper Arsenal Mannone seperti tak berdaya untuk menggapai bola yang melintas di sisi kanannya, 1-0.

Arsenal merespon gol tersebut dengan memainkan bola-bola pendek khas mereka. Sejumlah peluang mereka dapat untuk menyamakan kedudukan, tetapi tembakan Podolski, Cazorla atau Gervinho tak mengenai sasaran.

Kerja keras mereka baru membuahkan hasil tiga menit menjelang turun minum. Yao Gervinho melepas tembakan akurat guna menyamakan kedudkan 1-1 stelah memaksimalkan asis dari Oxlade-Chamberlain.

Di babak kedua, The Gunners terus melakukan penetrasi ke jantung pertahanan The Blues. Namun, upaya mereka kandas karena rapatnya lini pertahanan Chelsea yang dikawal Ivanovic dan kawan-kawan.

Frustrasi Arsenal untuk meraih kemenangan semakin nyata setelah Chelsea menambah gol dari tendangan bebas Juan Mata pada menit ke-53. Walau demikian, Oliver Giroud yang masuk menggantikan Lukas Podolski, sempat mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan di penghujung laga, namun tembakannya tinggi di atas mistar gawang.(ian)