KONDISI kompetisi Liga Seri A sempat mencemaskan karena ditinggal para pemain bintang, semacam Zlatan Ibrahimovic, Tiago atau Kaka. Akibatnya, kompetisi tertinggi di pentas sepakbola Italia itu, diperkirakan bakal kehilangan pamor.

Kecemasan itu tidak terbukti. Seiring hengkangnya pemain bintang sepeti Ibrahimovic dan Tiago ke klub Prancis, PSG, maupun Kaka bersama Real Madrid, saat itu pula lahir bintang-bintang baru yang tak kalah talentanya, seperti Stephan EL Shaarawy.

Pria kelahiran Savona, Italia pada 27 Oktober 1992 itu, seperti menyelamatkan kompetisi Seri A dari kehilangan para pemain bintang. Dengan usianya yang sangat muda, mantan pemain Genoa keturuan Mesir-Italia itu, tak bisa dibandingkan dengan pemain mana pun.

Setiap pemain memiliki karakter dan bakat sendiri, seperti halnya El Shaarawy yang memiliki aset utama dengan kecepatan luar biasa serta  kemampuan  menembus tim lawan dengan tipuan dan umpan jitu. Begitu di kotak 16, El Shaarawy dengan tenang ‘menipu’ kiper dengan menyarangkan bola di sudut gawang yang paling sulit dijangkau kiper manapun.

Belum lagi kemampuannya menembus pertahanan lawan, seperti tiga laga yang sudah dia lakoni. Semua pemain belakang terlihat bodoh ketika El Shaarawy menguasai bola. Satu dua pemain seperti tak menjadi halangan baginya untuk meneruskan bola ke gawang tim lawan.

Musim lalu, El Shaarawy yang ditransfer dengan banderol  10 juta poundsterling dari Genoa, mencetak dua gol. Hal itu sangat wajar mengingat perannya sebagai pemain pengganti. Tetapi musim ini, pemain yang sempat dipinjamkan ke klub Padova itu, sudah mencetak tiga gol padahal kompetisi baru berjalan lima pekan.

“Saya terinspirasi dengan Kaka. Karena itu, saya ingin mencetak banyak gol dan bermain sebaik mungkin,” kata El Shaarawy. “Saya akan membayar kepercayaan Allegri (pelatih AC Milan) kepada saya,” kata dia.

El Shaarawy sudah bergabung dengan klub lokal Serie A Genoa saat masih berusia 13 tahun. Pada 21 Desember 2008 ketika  berusia 16 tahun, dia membuat debut di tim utama, bermain selama 10 dalam pertandingan tandang Serie A melawan Chievo. Kini, El Shaarawy tumbuh menjadi pesepakbola kenamaan yang diprediksi bakal menjadi bintang baru sepakbola Italia.(ian)