KANALNEWS.co – Brimingham, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet membuat kejutan di babak pertama turnamen All England 2013 dengan menyingkirkan unggulan keempat asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.
Pasangan kakak beradik ini menyusul ganda campuran Indonesia lainnya Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir melaju ke babak kedua.
“Kami senang sekali bisa menang dari mereka, apalagi mereka lebih diunggulkan ketimbang kami. Pertemuan terakhir kami kalah, tapi ramai juga” ujar Kido yang ditemui sesaat setelah pertandingannya seperti dilansir dari situs resmi PBSI.
Kido/Pia menang rubber set dengan skor 12-21, 21-19, 23-21 dalam pertarungan selama 66 menit. Kemenangan hari ini sekaligus membalas kekalahan Kido/Pia pada dua pertemuan sebelumnya.
“Di gim pertama, permainan kami tidak bisa berkembang sehingga kami mengikuti permainan mereka dan bermain sabar. Tapi ternyata mereka yang kerepotan” tambah juara Olimpiade Beijing 2008 bersama Hendra Setiawan ini.
Pada gim penentuan, Kido/Pia memimpin dalam kedudukan match point 20-17. Hanya satu poin lagi dibutuhkan pasangan peringkat 12 dunia ini untuk meraih tiket ke babak kedua. Sayangnya kesalahan demi kesalahan dibuat Kido/Pia.
“Saat itu kami terlalu terburu-buru mau menyelesaikan pertandingan, jadi banyak pukulan yang dipaksakan” ungkap Kido.
Nielsen/Pedersen pun makin percaya diri saat bisa menyamakan kedudukan 20-20, bahkan lalu memimpin 21-20. Saat Kido/Pia balik unggul 22-21, satu pengembalian Pia yang bergulir di bibir net dan jatuh ke lapangan Nielsen/Pedersen menjadi penentu kemenangan pasangan Indonesia.
Nielsen tampak begitu emosional dan kecewa atas kekalahannya dan Pedersen. Ia sempat menghentakkan raketnya ke lapangan. Saat keluar dari arena pertandingan pun ia masih tak dapat meredam emosinya, Nielsen bahkan berteriak sambil menutupi wajahnya.
Sementara itu, tunggal veteran Indonesia Taufik Hidayat, harus angkat koper lebih cepat setelah di kalahkan Sho Sasaki dari Jepang.
Peraih emas Olimpiade Athena 2004 ini menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21, 11-21.
“Penampilan saya tidak bagus hari ini. Ini adalah All England terakhir saya, tapi hasilnya seperti ini. Pada pertandingan tadi, saya mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi” jelas Taufik setelah bertanding.
Dengan kekalahan Taufik, maka harapan di tunggal putra ada di tangan Sony Dwi Kuncoro, Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka.
Editor : Herwan Pebriansyah




































