KANALNEWS.co, Surabaya – Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menegaskan kehadirannya di Surabaya Jawa timur sebagai salah bentuk bentuk kesungguhan partai bintang matahari terbit itu untuk mengusung dan memback-up calon Walikota dan Wakil Walikota dalam pilkada Surabaya.

“Saya datang kemari dengan delegasi yang legkap sebagai bukti keseriusan. Mudah-mudahan kalau ada yang niat menghalangi, kalau ada yang coba menggagalkan Pilkada, niat itu urungkanlah. Karena kami tidak akan mundur sedikitpun,” tutur Zulkifli kepada wartawan di kantor KPU Surabaya, Rabu (8/9)

Koalisi Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) pada sore ini resmi mendaftarkan pasangan calon Rasiyo-Lucy Kurniasari sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Surbaya untuk berlaga pada Pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang.

Zulkifli juga ingin menepis anggapan bahwa PAN tidak sungguh-sungguh mengusung calon dalam Pilkada Surabaya, setelah dua kali calonya gagal di KPU dan Ia akan berusaha sebaik mungkin untuk mendorong keberhasilan kandidat yang mereka usung.

“Kita akan berusaha memenangkan dengan keras kandidat yang kita dukung, walaupun kami tahu, Bu Risma bukan lawan yang enteng,” ujar Zulkifli.

Dengan pencalonan Rasiyo-Lucy, Zulkifli berharap warga Surabaya punya alternatif pemimpin yang tidak kalah baik dibandingkan dengan petahana dan apa yang terjadi di Surabaya dan juga daerah lainnya dimana petahana yang dianggap berhasil sulit mendapatkan pesaing, harus diakomodasi dalam undang-undang.

“Sekarang tugas pemerintah dan DPR menyempurnakan undang-undang yang ada. Kan tidak bagus, kalau ada kandiadat yang berhasil mengembangkan politik kebangsaan, pembangunan berhasil, dicaintai rakyatnya, karena dia kuat, kemudian dia diboikot,” kata Zulkifli. (Setiawan)