
Kanalnews.co, BOJONEGORO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyelenggarakan Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa dengan tajuk “Batikku Batikmu Batik Kita Semua” di Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro pada Rabu, (5/6/2024).
Kegiatan yang diikuti 18 kabupaten/kota di Jawa Timur, 3 kabupaten dari Jawa Tengah, serta asosiasi batik dari Palembang berlangsung selama 4 hari penuh, mulai tanggal 5-8 Juni 2024 mendatang.
Pj. Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy didampingi Pj. Ketua Dekranasda Jatim Isye Adhy Karyono, dengan pelestarian budaya semacam ini, kelak batik dapat naik kelas, bahkan mendunia. Sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya pengrajin dan penjual batik.
“Ini terobosan yang luar biasa. Acara ini dibuat untuk mengungkit ekonomi Bojonegoro dan melestarikan budaya batik. Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Dekranasda Bojonegoro dan Pak Pj. Bupati dengan nguri-uri budaya lokal bisa membuat batik Bojonegoro tidak hanya terkenal di Jawa Timur tapi juga di Indonesia dan internasional,” katanya.
“Saya sangat mengapresiasi. Ini bisa menggerakkan perekonomian masyarakat. Dan juga menghidupkan pengrajin dan penjual aksesoris batik,” tambah Adhy.
Lebih lanjut, Adhy mengaku bangga menghadiri acara menggunakan batik khas Jonegoroan dengan motif Sekar Jati, salah satu dari sekian motif batik khas Bojonegoro seperti Mliwis Mukti, Rancak Thengul, dan Sata Gondo Wangi.
“Ini menunjukkan Jawa Timur ini kaya akan batik. Semua motif ada, dan punya ciri khas masing-masing. Saya sendiri suka sekali sama batik khas Jonegoroan ini. Warnanya cerah dan coraknya tidak terlalu ramai,” kata Pj Gubernur Adhy.
Melalui acara ini, Pj. Bupati Bojonegoro Andriyanto juga berharap, bisa menginspirasi masyarakat terkait potensi batik, baik sebagai identitas daerah maupun dari bidang pertumbuhan ekonomi.
“Harapan kami, dapat mendorong dan menginspirasi bagi seluruh masyarakat bahwa batik memiliki potensi untuk pertumbuhan ekonomi dan menjadi salah satu kebanggaan menguatnya identitas suatu daerah. Selain itu, ruang menjadi komunikasi dan pertemuan antara pengusaha dan pihak bisnis dengan perajin dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar,” ujarnya.
Adriyanto menambahkan, pada acara pekan batik kali ini banyak anak muda yang berpartisipasi. Hal tersebut menunjukkan antusiasme dan kesadaran mengembangkan batik daerah yang sangat tinggi.
“Banyak anak muda kita membuat corak baru. Jadi mereka ikut melestarikan budaya batik. Kita punya stok untuk corak ini. Maka bisa disebut acara ini memberikan ruang kerja baru untuk anak muda. Dengan begitu, acara ini bisa menjadi penopang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, “Pungkas Adriyanto.
Turut hadir Pj. Ketua Dekranasda Prov. Jatim Isye Adhy Karyono, Konjen Australia di Surabaya Anthea Griffin, Pj. Sekdaprov Jatim Bobby Soemiarsono, Pj. Ketua Dekranasda Bojonegoro Dian Adriyanto, Forkopimda Kab. Bojonegoro, beberapa Bupati/Walikota di Jatim, serta beberapa Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jatim. (oka)
Penulis : AR Oka Fahrudzin




































