
Kanalnews.co, JAKARTA- Langkah cepat kembali diambil PSSI. Demi memastikan Timnas U-22 Indonesia tampil dengan kekuatan terbaik di SEA Games 2025, federasi resmi mengirim surat ke klub-klub Eropa yang menaungi para pemain diaspora Garuda Muda.
Surat itu ditujukan ke FC Utrecht, TOP Oss, dan FC Volendam tempat Ivar Jenner, Dion Markx, dan Mauro Zijlstra berkarier. Tujuannya jelas: memastikan ketiganya bisa bertahan lebih lama di pemusatan latihan (TC) hingga pesta olahraga Asia Tenggara itu berakhir.
“Kami sudah berkirim surat ke klub masing-masing. Harapannya mereka bisa tetap bergabung dengan tim sampai SEA Games selesai,” ujar Ketua BTN PSSI, Sumardji, di Stadion Madya, Jakarta.
Langkah PSSI ini bukan sekadar formalitas. Karena SEA Games bukan agenda resmi FIFA, klub-klub Eropa tidak wajib melepas pemain. Jika tak ada izin, Indonesia bisa kehilangan tiga motor penting di lini tengah dan depan.
Sumardji menegaskan, kehadiran para pemain diaspora itu vital dalam menjaga chemistry dan tempo permainan Garuda Muda.
“Kami ingin semua pemain terbaik tetap bersama sampai SEA Games. Dengan begitu, kerja sama mereka bisa makin solid,” tegasnya.
Sementara itu, pasukan Indra Sjafri tengah memanas di TC tahap kedua sejak 6 November 2025. Sebanyak 33 pemain dipanggil, termasuk trio diaspora dan tiga pemain trial Luke Xavier Keet, Muhammad Mishbah, serta Reycredo Beremanda.
Garuda Muda juga akan menjalani dua laga uji coba panas melawan Mali di Stadion Pakansari, Bogor, pada 15 dan 18 November 2025. Karena masuk FIFA Matchday, Jenner dan Zijlstra bisa tampil membela Merah Putih.
Namun setelah dua laga itu, status mereka kembali “menggantung”. Itulah mengapa surat resmi dari PSSI jadi senjata utama untuk menahan mereka lebih lama.
SEA Games 2025 di depan mata. Indonesia datang dengan status juara bertahan, dan tekanan mempertahankan emas tentu besar. Tapi dengan langkah cepat federasi dan skuad yang makin kompak, harapan publik tetap tinggi. (sis)


































