
Kanalnews.co, JAKARTA- PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum memberikan persetujuan kepada Persija Jakarta untuk menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) pada Liga 1 2024/2025. LIB harus melakukan inspeksi lebih dulu.
“Bahwa LIB (hanya) dalam posisi melakukan inspeksi teknis operasional pertandingan. Dalam beberapa hal kaitannya dengan verifikasi (stadion) itu ada di infrastruktur security (ISS) dan dari yang sudah didaftarkan (JIS),
kan sudah pernah ada gelaran Piala Dunia U-17 dan tentu juga ada beberapa perbaikan,” kata Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra.
“Jadi kita lihat nanti jadwalnya kita untuk melakukan inspeksi. Tidak hanya di JIS, tetapi di semua stadion (yang didaftarkan), termasuk (pemeriksaan) operasional stadion seperti (penempatan) VAR,” tambahnya.
Meski JIS pernah menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023, menurut Asep tak otomatis lolos verifikasi. Pasalnya, semua aspek harus kembali dilihat.
“Berikutnya juga sebelum kompetisi tentu akan ada re-assessment (penilaian ulang) dari Dit Pam Obvit (Direktorat Pengamanan Objek Vital) Mabes Polri,” ujar Asep.
“Dalam tiga hari terakhir ini kami sudah melakukan inspeksi di semua stadion yang didaftarkan. Kita lihat seperti apa hasilnya,” katanya.
Oleh karena itu, LIB disebutnya belum memastikan apakah Persija bisa menjadikan JIS sebagai kandang di Liga 1 2024/2025.
“Jadi kita harus melihat dulu karena menggabungkan dari beberapa laporan yang ada,” kata Asep Saputra.
Persija berencana memilih JIS sebagai kandang, selain Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Macan Kemayoran ingin fokus bermain di Jakarta, setelah sempat musafir. (ads)



































