Kanalnews.co, Tuban – Kekompakan di Paguyuban Agen Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sangat bisa dirasakan dikalangan keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Pasalnya mereka harus menyisihkan uang setiap bulan untuk membantu keluarga miskin yang belum menerima program bantuan dari pemerintah tersebut.

Kegiatan pertemuan yang dilakukan setiap bulan sekali itu sengaja di konsep seperti arisan dan siapapun yang mendapatkan arisan wajib meninggalkan uang 50 ribu. Tidak ada penolakan dari anggota, malah ini menjadikan anggota paguyuban agen semangat lantaran uang tersebut akan digunakan untuk membantu orang lain.

“Paguyuban ini sudah berjalan hampir dua tahun dan setiap bulan kita rutin kumpul dengan agenda arisan dan yang dapat wajib menyisihkan uang 50 ribu. Akhirnya setelah 2 tahun terkumpul dan bisa melaksanakan bakti sosial kepada 72 penerima dari 17 desa di Kecamatan Jenu,” Ungkap Ketua Paguyuban Agen BPNT, Shaifur Rohman.

Camat Jenu, Yoelani Endang Poerwati, saat menyerahkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di pendomo Kecamatan Jenu.

Sementara itu Camat Jenu, Yoelani Endang Poerwati, saat menyerahkan bantuan berupa sembako tersebut merasa terharu dengan kekompakan dari paguyuban agen BPNT di Kecamatan Jenu. Ia sangat mengapresiasi kegiatan tersebut lantaran menurutnya ini adalah kegiatan positif dengan membantu mereka yang sedang membutuhkan di massa pandemi covid-19 ini.

“Kegiatan ini berawal dari inisiatif Agen yang mendirikan paguyuban, dari paguyuban itu mereka menyisihkan rejekinya, kemudian di wujudkan sembako untuk membantu orang yang tidak mampu,” Ucapnya.

Di tempat yang sama, Imron selaku Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) juga ikut serta mendampingi kegiatan yang dilakukan oleh paguyuban agen BPNT di kecamatan Jenu tersebut. Ia mengatakan, ini dalam rangka ikut serta melaksankan kesejahteraan bagi masyarakat terutama dengan adanya dampak covid-19 ini. Selama 3 tahun berjalan baru kali ini bisa melaksanakan baksos untuk masyarakat.

“Harapan saya ini bisa berkelanjutan, tidak hanya sampai disini. Kekompakan agen menjadi keseriusan dalam rangka ikut membantu sesama di massa pandemi ini. Alhamdulillah berkat singkronisasi dari pemerintah di kecamatan Jenu, Paguyuban Agen dan pemerintah desa sehingga bisa terlaksana kegiatan ini,” pungkasnya. (MET)