Kanalnews.co, JAKARTA– Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menegaskan kegiatan olahraga dihentikan sementara terutama yang berpotensi mengundang kerumunan. Hal itu dilakukan dalam upaya mendukung pemberlakuan PPKM darurat.

“Saya ingin menyampaikan bahwa kegiatan olahraga dihentikan terutama yang menimbulkan kerumunan. Jadi, yang menimbulkan kerumunan dihentikan karena memang seperti itu yang ada di PPKM-nya,” ujar Menpora Amali saat jumpa pers bersama awak media secara virtual di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (1/7) sore.

Meski demikian, Menpora Amali menggaris bawahi kepada atlet-atlet yang sedang bersiap menuju ke Olimpiade Tokyo 2021 Jepang bisa tetap berlatih. Namun tentunya dengan prokes yang sangat ketat.

“Misalnya, cabang bulutangkis yang ada di Cipayung, angkat besi di Kwini dan sebagainya apalagi yang sudah lolos kualifikasi tentu harus tetap berlatih tetapi dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat,” tambah Menpora Amali.

“Menjelang keberangkatan ke Jepang ini pasti semua atlet, pelatih menjaga diri dengan sebaik-baiknya, sebab kalau terjadi apa-apa dengan mereka, ya mereka tidak bisa berangkat, jadi mereka sendiri yang akan merasakan akibatnya,” katanya menambahkan.

Salah satu kegiatan olahraga yang sudah dihentikan adalah kompetisi. Liga 1 2021 yang dijadwalkan kickoff pada 9 Juli diputuskan untuk ditunda.

“Semua ini dilakukan karena yang pasti kita akan dukung upaya-upaya pemerintah untuk segera menuntaskan pandemi ini dan tentu keselamatan dan kesehatan masyarakat itu yang kita lebih utamakan,” tegas Menpora Amali. (bnd)