
Kanalnews.co, JAKARTA– Waketum Gerindra Habiburokhman angkat bicara terkait pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md yang menyebut Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Ia justru bingung apa saja tugas Mahfud sebagai menteri selama ini?
“Terus terang pernyataan Pak Mahfud membuat sebagian publik bingung,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (25/11/2023).
“Saya mendapatkan pertanyaan dari banyak orang, apa yang beliau lakukan sebagai Menkopolhukam selama hampir lima tahun kalau sekarang disuruh mengatakan Indonesia tidak baik baik saja,” ujarnya.
Ia lantas mempertanyakan sebagai seorang pemimpin seharusnya bisa membangkitkan optimisme kepada publik. Bukan sebaliknya menebarkan hal negatif.
“Baiknya para pemimpin tidak menyebarkan pesimisme, harus lebih bijak dalam menggunakan diksi yang disampaikan kepada rakyat,” katanya.
Tak setuju dengan pendapat Mahfud MD, Habiburokhman menilai di kepemimpinan presiden RI Joko Widodo memberikan banyak kemajuan. Salah satunya soal pemberantasan korupsi dan penegakkan hukum.
“Skor kepuasan publik kepada kejaksaan menembus 80, secara kasat mata kita juga melihat kejaksaan sangat agresif memberantas korupsi. Tahun 2022 saja mereka menyelamatkan Rp 21 triliun uang negara,” katanya.
“Sementara KPK, terlepas lagi dari banyaknya kontroversi ternyata mereka maksimal juga menjalankan fungsi edukasi, pencegahan, serta penindakan tindak pidana korupsi,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menko Polhukam yang juga cawapres nomor urut 3, Mahfud Md mengatakan kondisi Indonesia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Dia menyebut di dalam ketata pemerintahan Indonesia digagangi oleh korupsi yang luar biasa.
“Saudara, ketata pemerintahan kita sekarang ini, Indonesia sekarang ini tidak sedang baik-baik saja. Sejarah memanggil kita untuk memperbaiki. Kenapa sedang tidak baik-baik? Saudara, di Indonesia ini banyak korupsi di dalam ketata pemerintahan itu digagangi oleh korupsi yang luar biasa,” kata Mahfud. (ads)


































