IST

Kanalnews.co, JAKARTA– Seluruh Capaska yang saat ini sedang mengikuti Diklat Paskibrakanas di PPPON Cibubur mengikuti vaksinasi tahap ke-2. Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh berharap mereka bisa menjadi role model bagi masyarakat.

“Vaksinasi ke-2 pada hari ini bukan sekedar untuk kekebalan kelompok, lebih dari itu diharapkan adik-adik Paskibraka menjadi role model bagi masyarakat,” ucapnya di sela memantau vaksinasi di RSON Cibubur.

“Ada kontribusi nyata sebagai agen perubahan, sebagai duta, influencer, tanggung jawab sosial sebagai wakil anak muda menjadi pioner, memberi contoh begitu pentingnya vaksinasi guna menanggulangi Pandemi Covid-19. Kita tahu bahwa masih ada sebagian masyarakat yang enggan untuk di vaksin,” tambahnya.

Untuk proses vaksinasi tersebut, Kemenpora telah berkerjasama dengan Kementerian Kesehatan. Sebelumnya, seluruh Capaska telah mendapatkan vaksin tahap pertama dari daerah masing-masing.

“Kami telah berkoordinasi dengan semua pihak baik pusat maupun daerah, semua dipastikan sudah mendapat vaksin pertama sebelum keberangkatan dan saat ini yang kedua. Untuk vaksinya itu sendiri, sebagaimana penjelasan Kemenkes untuk vaksin saat ini yang diizinkan untuk usia dibawah 18 adalah baru Sinovac yang bekerjasama dengan Bio Farma, semua pakai itu,” tegasnya.

Rangkaian vaksinasi dibagi menjadi dua kelompok. Untuk Kelompok Pertama diawali oleh Aurel Febrina dari Lampung dan diakhiri oleh Abdi Ramazhie dari Banten. Kemudian dilanjutkan Kelompok Kedua, diawali Gendis Rizka Mujiamani dari Sulteng dan dipungkasi oleh Kiandra Muchlisya dari DKI Jakarta.

Salah satu Capaska, Aurel mengaku antusias mengikuti vaksinasi tahap kedua tersebut. Ia menilai vaksinasi sangat penting sebagai ikhtiar untuk mengurangi risiko Covid-19.

“Saya tadi yang pertama diantara kawan-kawan, perasaan campur aduk antara senang dan antusias, apalagi dilaksanakan di nasional seperti ini, antusias sekali dan senang,” kata putri asal SMAN 1 Pesisir Tengah.

“Bangga sebagai role model. Kita harus memberi tahu mereka bahwa vaksin tidak berbahaya, vaksin berguna untuk diri sendiri dan masyarakat yang lain agar tidak terpapar, jadi jangan takut ikut vaksin karena vaksin tidak berbahaya,” tutupnya. (ads)