Kanalnews.co, JAKARTA – Aksi tendangan ‘kung fu’ pemain AHHA PS Pati Syaiful Indra Cahya terhadap pemain Persiraja Banda Aceh Muhamamd Nadhif mendapat perhatian dari Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Erwin Tobing.

Selain itu, Erwin Tobing juga menyoroti tekel berbahaya yang dilakukan pemain AHHA PS Pati lainnya yaitu Zulham Zamrun terhadap pemain sayap Persiraja Banda Aceh Defri Riski.

Atas dua kejadian tersebut, Erwin Tobing mengatakan Komdis PSSI akan mencoba menyelidiki kasusnya terlebih dulu.

“Kami akan menyelidiki kemungkinan-kemungkinan yang bisa dikenakan berupa sanksi tambahan karena pelanggaran yang dilakukan oleh Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun dikategorikan pelanggaran berat dalam Kode Disiplin,” kata Erwin Tobing.

Selanjutnya, kata Erwin Tobing, Komdis PSSI akan menilai apakah pertandingan AHHA PS Pati melawan Persiraja Banda Aceh masuk ranah pelanggaran disiplin yang diatur dalam Kode Disiplin, mengingat laga tersebut statusnya uji coba.

“Tapi, saya sebagai Ketua Komdis PSSI, sangat menyayangkan dan tidak akan menolerir gaya bermain sepakbola barbar yang telah dipertontonkan oleh Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun,” ujarnya.

AHHA PS Pati sendiri selaku klub pemilik Syaiful Indra Cahya dan Zulham sudah memberikan sanksi tegas.

Kedua pemain tersebut dipulangkan dari agenda pemusatan latihan atau TC AHHA PS Pati di Jakarta.

Di sisi lain, Syaiful Indra Cahya dan perwakilan manajemen AHHA PS Pati telah menemui Sekretaris Persiraja Rahmat Djailani dan M Nadhiif untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Pertemuan tersebut berlangsung di salah satu hotel di Tangerang, tempat pemain Persiraja Banda Aceh menginap. (Kin)