Oleh : Nirawan Ranoe
KANALNEWS.co, Jakarta – PT Mercedes Benz Indonesia (MBI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Mercedes Benz di Tanah Air kembali meluncurkan produk anyarnya untuk mengawali tahun 2012 ini dalam meramaikan pasar otomotif di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, pabrikan asal Jerman ini meluncurkan dua modelnya sekaligus yakni C 63 AMG Coupe dan juga SLS AMG Roadster pada awal pekan ini. C 63 AMG untuk memenuhi keinginan pecinta C-Class yang mendewa-dewakan performa tinggi. Lalu untuk SLS AMG kembali difokuskan untuk para pecinta sportcars.
“Tentunya kami cukup optimistis dengan pasar yang akan kami raih di tahun 2012 ini dengan hadirnya kedua model ini. Bahkan sebelumnya kami juga sudah menghadirkan SLS AMG yang terbilang cukup laris,” ujar President and CEO MBI yang baru, Dr Claus Weidner dalam sambutannya saat peluncuran di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (6/2)
Dirinya yakin penjualan sektor otomotif di Indonesia akan terus meningkat karena pertumbuhan ekonomi mencapai 6,9 pesen, sedangkan inflasi tahun lalu hanya 3,9 persen. “Indonesia menjadi pasar mobil terbesar di ASEAN. Apalagi sekarang Indonesia sedang membangun infrastruktur. Semua itu akan membutuhkan kendaraan heavy-duty, seperti truk,” ujarnya
Sosok sedan C 63 AMG yang satu ini kian memikat dengan tampilan coupe-nya yang dicirikan dengan atap belakangnya yang melandai. Apalagi dengan absennya pintu belakang membuat kendaraan ini semakin berbeda dengan C-Class sedan yang biasa terlihat saat ini.
Untuk menyempurnakan tampilannya yang memikat, C 63 AMG Coupe dibekali mesin yang sama dengan super sportcar SLS AMG yaitu mesin V8 6.3 liter. Bedanya, mesin C 63 AMG ‘hanya’ dapat mengekstraksi daya sebesar 457 hp pada 6.800 rpm sementara SLS AMG bisa menyemburkan tenaga sebesar 571 hp.
Untuk soal kekuatan puntir alias torsinya, kedua kendaraan hanya berselisih 50 Nm. C 63 AMG Coupe memiliki torsi maksimal 600 Nm pada 4.750 Nm. Dan dengan kemampuannya itu C-Class bermesin besar ini mampu berakselerasi 0 – 100 km/jam dalam tempo 4,5 detik, sementara kecepatan maksimalnya sengaja dibatasi hanya sampai di angka 250 km/jam.Sementara bagi SLS AMG Roadster, dengan kemampuan mesinnya itu mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam hitungan 3,8 detik. Atas nama keselematan, para insinyur di Mercedes-Benz AG dan AMG sepakat untuk membatasi kecepatan mobil beratap kain ini pada angka 317 km/jam. Atap kainnya sendiri dapat dioperasikan secara elektris hanya dalam hitungan 11 detik. Bahkan atap ini dapat dioperasikan ketika kendaraan meluncur hingga kecepatan maksimum 50 km/jam.
Transmisinya menggunakan AMG Speedshift MCT 7-speed dengan fitur yang mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, meskipun kapasitas mesinnya sebesar 6.300 cc, C 63 AMG Coupe memiliki konsumsi bahan bakar rata-rata 8,3 km/liter.
Lalu bagi SLS AMG dibekali transmisi tujuh percepatan kopling ganda dengan pengaturan transaxle. Seperti pada SLS AMG, transmisi yang dimiliki C 63 AMG Coupe juga menawarkan keleluasaan untuk memilih dinamika berkendara lewat pilihan mode: Comfort, Sport atau Sport Plus (Sport +) yang dapat dipilih melalui tombol putar.Fitur Race Start berfungsi untuk membuat kendaraan berakselerasi secara efektif, sementara itu masih ada lagi AMG speed sensitive sport steering system dengan rasio 13,5:1 yang dapat menyesuaikan dengan kondisi jalan dan meningkatkan kelincahan berkendara.
Kelincahan C 63 AMG Coupe juga tidak lepas berkat peranan velek ringan AMG plus ban performa tinggi yang berdimensi 235/40 R18 di bagian depan dan 255/35 R18 di bagian belakang yang juga mampu memberikan karakter pengendalian akurat. Tlalu bagi SLS AMG Roadster, tampilan juga semakin sporti dengan velg 265/35 ZR 19 depan 295/30 ZR 20 untuk belakang.
Produsen SLS AMG Roadster bekerja sama dengan produsen audio high-end papan atas Bang & Olufsen untuk menyajikan sistem BeoSound AMG Surround System yang mampu menyajikan tata suara prima meskipun saat atap terbuka.Atas kemewahannya itu, untuk SLS 63 AMG Roadster, MBI menjualnya dengan harga Rp 3,499 miliar sedangkan C63 AMG cukup ditebus dengan harga, Rp 1,799 miliar (keduanya juga off-the road, Jakarta). Di samping kedua model sport tersebut, untuk meningkatkan penjualannya tahun ini, juga akan diluncurkan model lain, yaitu SL-Class, SLK Coupe, SLK 55 AMG, M-Class (SUV) dan minivan B-Class.
Meski akan kembali memperkenalkan produk anyarnya di tahun ini Marketing Director MBI yang baru, Stephan Moebius enggan memberikan secara rinci target penjualan bagi MBI pada tahun ini. “Maaf kami tidak mau memberikan angka. Namun demikian kami akan berusaha menjual lebih banyak dibandingkan tahun lalu,” ujar Stephan.
Seperti diketahui, pada tahun 2011 lalu MBI mengklaim penjualannya untuk seluruh kategori – termasuk kendaraan komersial dan Smart – naik 16 persen dibandingkan 2010. Tepatnya, penjualan naik dari 4.594 unit menjadi 5.331 unit. Kenaikkan terbesar diperoleh dari kendaraan komersial (van, truk dan bus) yang tumbuh 30 persen. Sementara itu, berdasarakan data anggota GAIKINDO, penjualan MBI tahun lalu mencapai 4.548 unit atau turun 10 unit dibandingkan tahun sebelumnya, 4.558 unit.














































