Kanalnews.co, Tuban – Pelibatan sejumlah unsur dalam monitoring program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Pabrik Tuban, membuat perusahaan ini dipandang berhasil dalam memberikan dan menyalurkan program Corporate Social responcibility (CSR) secara transparan dan akuntabel.
“Ini membuktikan, Semen Indonesia tidak main main dalam program pemberdayaan, karena banyak unsur dan elemen yang di libatkan saat monitoring. Kami lihat manfaatnya sudah dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” ujar Ketua Komisi 1 DPRD Tuban, Fahmi Fikroni.
Fahmi yang mengikuti monitoring program pemberdayaan tahun 2021, bersama sejumah unsur dari pemerintahan, dari akademisi, perwakilan awak media, camat dan Kepala desa itu, juga berkesempatan bertanya secara langsung kepada pelaksana atau penerima program. Dari seluruh tempat yang dikunjungi, sebagian besar program sudah berjalan dengan baik dan sudah memberikan keuntungan bagi kelompok yang terlibat.

“Program berjalan dengan baik dan dapat membantu perekonomian warga,” imbuh anggota dewan Tuban tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Sekertaris Bappedalitbang, Kabupaten Tuban, Darmadin Noor, mengungkapkan, apresiasi terhadap usaha semen Indonesia dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Sebab melalui program pemberdayaan itu, Semen Indonesai berarti telah membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan.
“secara prinsip kami apresiasi terhadap kegiatan CSR yang telah dilaksanakan oleh SIG, harapan kami kegiatan CSR kedepan dapat terus bersinergi dengan program pembangunan di Tuban, selain itu, terhadap penerima manfaat CSR dapat diperluas spektrumnya, tidak terkonsentrasi pada wilayah ring satu saja, karena masih banyak yang perlu mendapatkan dukungan dalam proses pembangunan wilayahnya,” ungkap Darmadin.
Saat ini, program pemberdayaan masyarakat CSR Semen Indonesia Tuban, mencapai lebih dari Rp 7 Miliar, direalisasikan di 26 desa dan 3 kecamatan, dengan melibatkan hingga ratusan masyarakat melalui berbagai program, mulai pertanian, perdagangan, peternakan hingga jasa yang jumlahnya mencapai 143 program berjalan.
Public Relation & CSR Management Officer Semen Indonesia, Setiawan Prasetyo mengatakan, keterlibatan sejumlah elemen dimaksudkan dalam menjaga transparansi pelaksanaan CSR perusahaan, sebab itu, monitoring dan evaluasinya, perusahaan melibatkan eksternal SIG yang kompeten.
“Sebagai perusahaan BUMN setiap kegiatan kita juga dilakukan audit untuk itu dalam kegiatan ini melibatkan berbagai pihak. Dan semoga dengan program pemberdayaan yang direalisasikan oleh perusahaan ini, dapat menciptakan peluang lapangan kerja yang dapat menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya,” harapnya. (LH/MET)





































