KANALNEWS.co – Jakarta, PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan Wells Fargo, salah satu lembaga perbankan terkemuka di Amerika Serikat melakukan penandatangan kerjasama pembiayaan senilai 50 juta dolar AS atau setara Rp 500 miliar.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Presiden Direktur Danamon, Henry Ho dan Direktur Treasury, Capital Market, Financial Institutions & Transactional Banking Danamon, Pradip Chhadva, serta Richard Yorke, Head of International Group, Wells Fargo. yang juga disaksikan oleh Scot Marciel, Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia dan Jim Ho, Head of Asia – Wells Fargo Bank N.A., bertempat di Menara Bank Danamon Jakarta.

Menurut Presiden Direktur Danamon, Henry Ho, pembiayaan yang disalurkan oleh Wells Fargo ini dijamin oleh Overseas Private Investment Corporation (OPIC), yang merupakan lembaga pembiayaan yang dimiliki oleh Pemerintah Amerika Serikat yang ditujukan untuk pembangunan, dimana pinjaman ini akan digunakan untuk menyalurkan pembiayaan kepada segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Danamon.

“Kerjasama ini mencerminkan komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan tulang punggung perekonomian Indonesia, yaitu sektor UMKM,” ujar Henry di Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Henry juga mengatakan Danamon di segmen UMKM diperkuat lebih dari 3.300 cabang dan outlet di seluruh Indonesia, dengan kerjasama pembiayaan ini dapat memberi kesempatan bagi banyak UMKM Indonesia untuk bertumbuh.

Hal ini akan berkontribusi kepada perekonomian Indonesia dan juga menyejahterakan masyarakat. Oleh karena itu, kerjasama ini sejalan dengan visi Danamon, yaitu peduli dan membantu jutaan orang mencapai kesejahteraan.

Head of International Group Wells Fargo, Richard Yorke, mengatakan pembiayaan tersebut memiliki jangka waktu tiga tahun dengan opsi diperpanjang sampai lima tahun yang disalurkan melalui Wells Fargo.

“Wells Fargo merupakan bank terbesar keempat di Amerika dan ke-24 di dunia dalam segi aset dengan aset senilai 1,161 triliun dolar AS dan memiliki pengalaman lebih dari 160 tahun,” ujarnya.

Menurut Wells, Danamon sebelumnya telah menandatangani perjanjian pembiayaan senilai 20 juta dolar AS dengan OPIC pada tahun 2011. Kerjasama ini merupakan yang kedua kalinya Danamon menerima pembiayaan dari OPIC.

OPIC menggunakan modal swasta untuk menanggapi tantangan global dengan memberikan dukungan kepada para investor melalui pinjaman, garansi, dan asuransi risiko politik kepada private equity investment funds.

Sementara itu, Direktur Treasury, Capital Market, Financial Institutions & Transactional Banking Danamon, Pradip Chhadva, mengatakan peranan OPIC dalam kerjasama pembiayaan ini adalah memberikan garansi atau menjamin Danamon untuk dapat diberikan fasilitas pinjaman jangka panjang melalui Wells Fargo Bank.

Pembiayaan ini akan digunakan untuk mendanai penyaluran kredit Danamon kepada nasabah usaha kecil dan menengah serta nasabah usaha mikro melalui Danamon Simpan Pinjam, unit pembiayaan mikro Danamon yang melayani pedagang di pasar tradisional.

“Kredit UMKM mencakup 31 persen dari total portofolio kredit Danamon pada akhir tahun 2012. Oleh karena itu, kami menyambut positif kemitraan strategis ini. Kerjasama dengan OPIC dan Wells Fargo ini mendukung strategi kami dalam pendanaan jangka panjang dan pengelolaan likuiditas,” tandasnya.

 

Editor : Herwan Pebriansyah