Kanalnews.co, TUBAN-Kepulan Asap berwarna putih mengepul diantara ratusan warga yang berkerumunan di lapangan, Desa Beji, kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Aroma khas daging terbakar menusuk hidung disela sela kepulanasap yang tertip angin dari pantai tidak jauh dari lokasi kerumunan warga. Rupanya ratusan warga tengah membakar ikan masal dalam sebuah acara yang diselenggarakna pemerintah kecamatan setempat.

Terdapat sedikitnya 729 orang terlibat dalam aksi bakar ikan masal tersebut, jumlah itu merupakan jumlah tahun peringatan hari jadi Kabupaten Tuban yang akan jatuh pada bulan November mendatang yakni 729 tahun.

“Sebanyak 2.500 ekor yag dibakar oleh 729 orang, jumlah peserta ini sesuai dengan Hari Jadi Tuban yang ke 729 tahun ini,” kata Camat jenu, Yoeliana Endang Poerwanti.

Menurut Yoeliana, bakar ikan masal menjadi bukti potensi perikanan di Kabupaten Tuban, termasuk di Kecamatan Jenu yang Sebagian warganya merupakan nelayan pencari ikan di laut. “Ikan termasuk produksi asli warga jenu, ikan segar maupun hasil olahan ikan yang tidak diragukan kualitasnya,” ungkap Yoeliana.

Tidak hanya bakar, ikan, kegiatan yang diberi tema Jemari, kependekan dari Jenu Mangerteni, dalam Bahasa Indonesia berarti Jenu Memahami itu, juga dimeriahkan dengan fashion show dari para model dengan berbagai busana, serta bazar dan pameran UKM produk lokal Jenu, hingga pagelaran seni dan budaya.

“Terimakasih kepada Bupati Tuban, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, masyarakat Jenu, tua dan muda yang begitu semangat dan kompak,” katanya.

Sementara itu, bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, Tuban memiliki potensi yang tidak dapat dipandang sebelah mata, potensi kekayaan alam, budaya dan potensi sumberdaya manusianya.

“Terimakasih kepada semua panitia dan anak muda Jenu atas karyanya malam ini, terimakasih seluruh masyarakat sudah berbahagia bersama dan tersenyum,” katanya.

Menurut bupati yang akrab disapa Mas Lindra, Tuban memiliki talenta-talenta unggul untuk membuat Bumi Ronggolawe lebih maju dari berbagai aspek, termasuk kekayaan budaya dan produk asli daerah dan kekayaan pariwisatanya. Lanjut dia, event Jemari Expo 2022 adalah wujud kongkrit kolaborasi para pemangku kebijakan yaitu Forkopimka, Kepala Desa, dan seluruh masyarakat yang membawa hasil menggembirakan.

“Tidak ada pemimpin yang hebat kecuali ia yang mampu meleburkan semua sudut pandang menjadi sebuah kebijakan yang tepat sasaran. “ pungkas Bupati Tuban Mas Lindra. (LH)