
Kanalnews.co, JAKARTA– Bakal calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Dardak menanggapi terkait penilaian PDIP yang mengatakan dirinya lebih cocok menjadi menteri dibandingkan menjadi pendamping Khofifah. Emil menyebut seseorang layak menjadi menteri menjadi kewenangan Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
“Itu hak prerogatif bapak presiden terpilih jadi saya tidak punya kapasitas mengomentari,” kata Emil di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (7/6).
Untuk itu, ia enggan menanggapi pernyataan Said Abdullah tersebut. Emil menegaskan sudah mendapatkan rekomendasi dari 7 partai.
“Adapun pada Pak Said Abdullah beliau senior saya sehingga saya ya berterima kasih atas pandangan beliau tapi sekali lagi bukan di ruang saya untuk itu,”
“Gimana, ini sudah surat rekomendasi sudah diserahkan pertama Pak AHY (Ketum Demokrat), Pak Airlangga (Ketum Golkar), Pak Zul (Ketum PAN) kemudian Mas Kaesang (Ketum PSI) Pak Hary dari Perindo, kalo PPP aspirasi ya,” kata Emil.
Bahkan ia dan Khofifah telah mendapatkan dukungan dari Prabowo dan Gibran.
“Saya rasa ini bukan lagi titik di mana kita mengatakan ini kondisional ini sudah harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata,” katanya. (ads)


































