KANALNEWS.CO, Jakarta – Tim pelari cepat (sprinter) Indonesia yang bermaterikan Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara, tampil luar biasa pada cabang olahraga atletik nomor lari estafet  4 x100 meter putra. Pada final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Kamis malam, tim sprinter Indonesia itu mencatatkan waktu 38,77 detik dan memastikan medali perak untuk kontingen Indonesia.

Pada jalannya lomba, sejak garis start tim Jepang yang menurunkan Ryota Yamagata terus memimpin perlombaan hingga selesai yang menempatkan pelari Aska Antonio Cambridge. Sementara itu Indonesia menurunkan Fadlin sebagai pelari pertama kemudian Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan dan Bayu Kertanegara sebagai pelari keempat.

Hingga pelari kedua, Indonesia masih berada pada kelompok besar tetapi mulai pelari ketiga Eko Rimbawan sudah mulai meninggalkan pesaingnya bahkan bersaing ketat dengan pelari ketiga China Su Bingtian. Memasuki pelari keempat Indonesia Bayu Kertanegara masih sedikit tertinggal dengan pelari keempat China Xu Welhsu tetapi 50 meter menjelang garis finis pelari Indonesia mulai meninggalkan pelari China hingga memasukki garis finis.

Jepang memastikan medali emas dengan catatan waktu 38,16 detik. Sementara tim China meraih perunggu setelah mencatatkan waktu 38,89 detik.

Ini adalah medali pertama Indonesia dari nomor 4 x 100 meter sejak tahun 1966. Catatan waktu ini juga memecahkan rekor waktu nasional untuk lari estafet 4 x 100 meter putra. Zohri dkk mengalahkan rekornya sendiri yakni 39,03 detik yang diciptakan saat babak penyisihan, Rabu (30/8/2018).

Berikut hasil estafet 4×100 meter putra:

1. Jepang (Ryota Yamagata, Shuhei Tada, Yoshihide Kiryu, Aska Antonio Cambridge) 38,16 detik
2. Indonesia (Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kertanegara) 38,77 detik
3. Cina (Xu Haiyang, Mi Hong, Su Bingtian, Xu Zhouzheng) 38,89 detik
4. Taiwan (Wei Yiching, Yang Chunhan, Wei Taisheng, Wang Weihsu) 38,98 detik
5. Korea Selatan (Oh Kyongsoo, Park Taegeon, Kim Kukyoung, Kim Minkyun) 39,10 detik
6. Thailand (Namsuan Kritsada, Chuangchai Bandit, Khongprasit Chayut, Sathoengram Jaran) 39,29 detik
7. Hong Kong (Chan Ming Tai, Ng Ka Fung, Lai Chun Ho, Tsui Chi Ho) 39,38 detik. (HERWAN)

Tim Voli Indonesia Takluk dari Vietnam

Jakarta- Tim putri Indonesia menyerah di tangan Vietnam pada perebutan peringkat 5-8 bola voli Asian Games 2018 di Tennis Indoor, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (31/8). Tim asuhan M Ansori itu 1-3 (27-29,25-18, 22-25, 22-25).
Meskipun bermain di depan ribuan pendukungnya, tim Indonesia tidak berdaya menghadapi Vietnam. Kekalahan tersebut menggagalkan ambisi tim Indonesia yang bertekad menembus posisi kelima. Selanjutnya, tim Merah Putih akan melakukan laga perebutan peringkat 7-8 melawan Kazakstan atau Filipina. Saat berita ini diturunkan, kedua tim tengah memainkan pertandingan.
Menurut kapten tim Indonesia, Amalia Fajrina, setelah tertinggal, timnya ingin segera menyelesaikan pertandingan. “Justru itu menjadi kelemahan kami, sehingg tidak dapat mengalahkan Vietnam. Mohon maaf, kami gagal ke posisi yang lebih tinggi,” kata kapten tim Indonesia, Amalia Fajrina.

Ansori menjelaskan, receive para pemainnya tidak bagus, sehingga pengumpan kesulitan melakukan variasi serangan. Blok yang digalang Amalia dkk, juga kurang rapat. “Besok masih ada satu pertandingan lagi, saya berharap anak-anak dapat tampil lebih baik. Doakan kami berhasil,” kata Ansori.