KANALNEWS.co, London – Penyerang Arsenal Olivier Giroud mengaku mendapat kabar bahwa penyerang Leicester City Jamie Vardy tengah membuka jalan menuju klub asal kota London Utara itu pada bursa transfer musim panas.

“Saya diberitahu bahwa Jamie ingin bergabung dengan kami (Arsenal) dan itu merupakan berita yang sangat bagus untuk kami,” kata penyerang asal Prancis itu kepada Sky Sports usai mencetak dua gol saat Prancis menang 3-0 atas Skotlandia pada pertandingan persahabatan yang dimainkan pada Sabtu.

Media Inggris melaporkan pada Jumat bahwa Arsenal yang menempati posisi kedua Liga Inggris musim lalu, telah memicu klausa “buy-out” pada kontrak Vardy dengan tawaran sekitar 20 juta pound, namun belum ada komentar dari pemilik Leicester yang berasal dari Thailand, meski surat kabar Italia Gazzetta dello Sport mengutip pernyataan sang manajer Claudio Ranieri yang mengonfirmasi bahwa Arsenal telah mengajukan penawaran.

ESPN mengutip narasumber yang dekat dengan Arsenal, yang mengatakan bahwa Vardy akan menjalani pemeriksaan medis pada Minggu (5/6).

“Saya senang dengan kompetisi. Kami selalu memiliki penyerang-penyerang fantastis di Arsenal dan saya menginginkan yang terbaik untuk klub ini. Mudah-mudahan ia akan membantu kami memenangi gelar ini,” kata Giroud.

“Sang manajer (Arsene Wenger) ingin untuk mendatangkan setidaknya satu atau dua penyerang, maka saya mengharapkan penyerang papan atas dan menurut saya itu akan memberi manfaat kepada klub, dan mudah-mudahan ia akan mencetak banyak gol seperti yang ia lakukan di Leicester.”

Vardy (29) akan melakukan perjalanan ke Prancis pada Senin bersama skuad timnas Inggris ke Piala Eropa 2016, yang dimulai pada Jumat. Ia mencetak 24 gol di Liga Inggris pada musim lalu ketika Leicester memenangi mahkota kompetisi teratas untuk pertama kali dalam sejarah mereka, dan terpilih sebagai Pemain Terbaik oleh Asosiasi Pewarta Sepak bola.

Arsenal belum pernah memenangi liga sejak 2004 dan finis di peringkat kedua pada musim lalu, tertinggal sepuluh angka dari Leicester, demikian Reuters. (Herwan)