KANALNEWS.co, Jakarta – Pelatih Manchester United Louis van Gaal mengakui bahwa anak asuhnya perlu menjadi juara Liga Eropa untuk dapat lolos ke Liga Champions pasca kalah 1-2 di markas Sunderland pada lanjutan Liga Inggris Sabtu (13/2/2016) malam WIB.
Pada laga itu, David de Gea harus memungut bola di gawangnya setelah tendangan bebas Wahbi Khazri membawa Sunderland memimpin 1-0 pada menit ketiga. Namun Anthony Martial menyamakan kedudukan sebelum turun minum, namun gol bunuh diri yang dilakukan kiper United David de Gea membuat Sunderland meraup tiga angka dan meningkatkan tekanan terhadap pelatih United Van Gaal.
Dengan hasil ini, Setan Merah selisih enam angka yang memisahkan mereka dari zona Liga Champions.
“Akan sangat sulit sekarang (untuk finis di empat besar) karena kami menyia-nyiakan lima angka, Chelsea dan yang sekarang ini,” kata Van Gaal, mengacu kepada hasil imbang 1-1 di markas Chelsea akhir pekan silam. “Itu terlalu banyak untuk saat ini.”
United akan menghadapi tim Denmark FC Midtjylland di 32 besar Liga Europa pada pekan depan, dan Van Gaal setuju bahwa peluang terbaik timnya mencapai Liga Champions adalah menjuarai kompetisi strata kedua tersebut.
“Setelah pertandingan ini, saya pikir itulah rute terbaik,” ucapnya kepada BT Sport di Stadium of Light.
Tak hanya kalah dari Sunderland, penderitaan United juga bertambaha setelah bek kanan asal Italia Matteo Darmian mengalami dislokasi bahu kiri yang menurut Van Gaal akan membuatnya absen selama “beberapa pekan.”
Selain itu, Van Gaal juga dipusingkan dengan Antonio Valencia, Marcos Rojo, Ashley Young, Phil Jones, Guillermo Varela, dan Luke Shaw telah lebih dahulu menepi, United menyelesaikan pertandingan dengan Cameron Borthwick-Jackson (19) dan Donald Love (21) mengisi posisi jantung pertahanan.
United pada pekan lalu dilaporkan telah mendekati Jose Mourinho perihal menggantikan Van Gaal.
Pria asal Belanda itu mengatakan cerita itu merupakan karangan media dan ketika ditanyai apakah ia merasa hasil di Sunderland membuatnya semakin berada di bawah tekanan, ia membalas, “Tidak. (Herwan)




































