KANALNEWS.co, Odense Denmark – Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir, atau yang akrab disapa Owi/Butet,  harus mengakui pasangan Tiongkok Xu Chen/Ma Jin kalah dalam babak final turnamen Denmark Open Super Series Premier 2014 yang berlangsung Minggu di kota Odense Denmark.

Owi-Butet kalah dengan dua set langsung 20-22 dan 15-21 dalam waktu 43 menit, dengan menjadi runner up pasangan Pelatnas Cipayung itu membawa pulang hadiah sebesar 22.800 dolar AS. Dengan hasil ini tim bulutangkis hampa gelar di Denmark Terbuka 2014.

“Pasangan Tiongkok mengubah strategi permainan saat kami unggul 12-7 pada game pertama. Kami tidak siap dengan perubahan ini,” kata Butet di Odense Sports Park seperti dikutip dari situs resmi PBSI.

Kedua pasangan terbaik Indonesia itu mengakui ada sedikit tekanan saat masuk babak final kejuaraan Denmark Terbuka 2014 karena menjadi satu-satunya harapan untuk membawa pulang gelar sebagai wakil Indonesia.

Pasangan peraih gelar hattrick dalam turnamen 2012, 2013, dan 2014 itu mengatakan persiapan yang cukup singkat menjelang Denmark Terbuka menjadi penentu penampilan mereka dalam babak final.

Namun, Owi-Butet tetap mengaku bersyukur dengan pencapaian mereka pada babak final walaupun pasangan itu tetap diliputi rasa penasaran karena belum berhasil membawa pulang medali emas dalam turnamen Denmark Terbuka sejak 2012.

Menurut Owi  Xu/Ma sudah membaca permainannya mengingat mereka telah berhadapan dengan Owi-Butet dalam 16 kali pertandingan.

“Xu/Ma memang musuh bebuyutan kami. Sebetulnya kami sudah tampil lebih tenang dibanding pertemuan sebelumnya dengan mereka. Tapi, kali ini kami terbawa irama permainan mereka,” kata Owi. (Herwan)