KANALANEWS.co, Odense Denmark – Pebulutangkis Indonesia Tommy Sugiarto harus mengakui keunggulan pebulutangkis asal Tiongkok Chen Long dalam babak final Denmar Open Super Series 2015. Putra Icuk Sugiarto, juara dunia tunggal putra bulutangkis 1983 itu harus menyerah dua set langsung 21-12 dan 21-12 dalam waktu 45 menit.

Dilansir dari tournementsofware, tunggal terbaik Indonesia itu harus menyerah dari unggulan pertama Chen Long di final yang berlangsung di Odense Sports Park, Minggu (18/10/2015) malam WIB.

Tommy yang mencoba bermain sabar dan tidak asal menyerang langsung tertinggal 1-7 dari wakil Tiongkok itu dan pada interval pertama, Chen Long unggul 11-5 dan setelahanya  perolehan poin pemain nomor satu dunia itu sulit dibendung dan mengunci set pertama dengan skor 21-12.

Di babak kedua, Tommy merubah permainan dan sempat menyamakan skor 4-4, namun lagi-lagi tak kuasa membendung permainan Chen Long yang mengandalkan smes-smes keras dan pukulan-pukulan silang. Chen Long menutup set kedua dengan skor 21-12, setelah smesh kerasnya gagal dikembalikan Tommy.

Kekalahan Tommy membuat Indonesia pulang tanpa gelar dari Denmark. Sebelumnya, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga gagal di final. Ganda campuran terbaik Indonesia itu menyerah dari pasangan Korea, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, dengan skor 22-20, 18-21, dan 9-21.

Ini adalah kali keempat Tontowi/Liliyana gagal meraih gelar juara di Denmark. Tahun lalu, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini kalah dari wakil Tiongkok, Xu Chen/Ma Jin, 20-22 dan 15-21. (Herwan)